Laba PGAS Melonjak 45% di Kuartal I 2026 Meski Pendapatan Turun
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) hingga 31 Maret 2026 mencatat laba bersih USD90,44 juta, melonjak 45,84% meski pendapatan susut.
(WE Finance) 27/04/26 09:20 203531
Warta Ekonomi, Jakarta -PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) mencatatkan kinerja impresif pada kuartal pertama 2026. Hingga 31 Maret 2026, laba bersih Perseroan mencapai USD90,44 juta, melonjak 45,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD62,01 juta.
Seiring itu, laba per saham dasar dan dilusian meningkat menjadi USD0,0037 dari sebelumnya USD0,0026. Menariknya, lonjakan laba tersebut terjadi di tengah penurunan pendapatan. PGAS membukukan pendapatan sebesar USD929,56 juta, turun dari USD966,56 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan ini ditopang oleh segmen niaga dan transmisi sebesar USD875,73 juta, diikuti eksplorasi dan produksi migas USD64,56 juta, serta operasi lainnya USD77,91 juta, dikurangi eliminasi USD88,64 juta.
Dari sisi profitabilitas, efisiensi terlihat jelas pada beban pokok pendapatan yang turun menjadi USD771,59 juta dari USD825,94 juta. Hal ini mendorong laba kotor naik menjadi USD157,96 juta dari sebelumnya USD140,61 juta.
Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan. Laba operasi tercatat sebesar USD117,64 juta, meningkat dari USD105,87 juta. Sementara itu, kontribusi dari ventura bersama ikut menguat menjadi USD22,49 juta dari USD19,67 juta.
Namun, beberapa pos masih mengalami tekanan. Pendapatan lain-lain turun tipis menjadi USD4,23 juta dari USD4,45 juta. Beban umum dan administrasi naik menjadi USD39,24 juta dari USD39,09 juta, sementara beban lain-lain melonjak menjadi USD5,3 juta dari sebelumnya hanya USD106,63 ribu.
Di sisi lain, beban keuangan berhasil ditekan menjadi USD13,69 juta dari USD18,43 juta, seiring turunnya pendapatan keuangan dari USD18,36 juta menjadi USD11,45 juta. Kerugian selisih kurs juga menyusut drastis menjadi USD1,62 juta dari USD20,05 juta, memberikan ruang tambahan bagi peningkatan laba bersih.
Dari sisi neraca, total aset PGAS tercatat sebesar USD6,20 miliar per Maret 2026, sedikit menurun dari USD6,23 miliar pada akhir 2025. Liabilitas turun menjadi USD2,47 miliar dari USD2,62 miliar, sementara ekuitas meningkat menjadi USD3,72 miliar dari USD3,60 miliar.
Secara keseluruhan, kinerja PGAS di awal 2026 menunjukkan perbaikan signifikan yang ditopang oleh efisiensi biaya dan penguatan operasional, meskipun pendapatan mengalami sedikit koreksi.
https://wartaekonomi.co.id/read609395/laba-pgas-melonjak-45-di-kuartal-i-2026-meski-pendapatan-turun