Kisah Valzan Baruna, Siswa MAN IC Pekalongan yang Diterima di 24 Kampus Luar Negeri

Kisah Valzan Baruna, Siswa MAN IC Pekalongan yang Diterima di 24 Kampus Luar Negeri

Siswa MAN IC Pekalongan Valzan Baruna Arkananta menerima penghargaan langsung dari Menteri Agama (Menag) pada Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 04/05/26 07:00 209806

JAKARTA - Siswa MAN IC Pekalongan Valzan Baruna Arkananta menerima penghargaan langsung dari Menteri Agama (Menag) pada Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Valzan menerima hadiah berupa sertifikat dan satu unit laptop.

Prestasi gemilangnya yang berhasil mengantongi 24 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi luar negeri membuatnya mendapat apresiasi langsung dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Valzan mengungkapkan, keberhasilannya memperoleh banyak LoA berawal dari rasa penasaran dan minatnya mencari informasi mengenai universitas luar negeri. Setelah mempelajari berbagai persyaratan dan merasa memenuhi kriteria, ia mulai memberanikan diri mendaftar ke sejumlah kampus internasional.

Ketertarikannya pada dunia teknologi dan komputer membuat Valzan memilih jurusan computer science. Ia pun menargetkan melanjutkan pendidikan di The University of Sydney dengan fokus pengembangan algoritma.

“Karena 2045 nanti akan mengarah ke sana, jadi saya ingin curi start,” ujar Valzan usai menerima penghargaan di Jakarta, dilansir dari laman Kemenag, Senin (4/5/2026).

Perjalanan Valzan menuju kampus impian tidak berlangsung instan. Sejak November 2025, ia mulai mengirimkan dokumen dan esai ke berbagai universitas secara bertahap. Meski telah menerima puluhan LoA, ia tetap melanjutkan proses pendaftaran ke beberapa kampus lain selama masih memenuhi syarat.

Hingga kini, Valzan masih menunggu hasil seleksi dari enam perguruan tinggi luar negeri lainnya yang dijadwalkan diumumkan pada Juli mendatang.

Tidak hanya mendaftar ke kampus di Australia, Valzan juga mengajukan aplikasi ke sejumlah universitas terbaik di Amerika Serikat, Belanda, China, dan Selandia Baru.

Menurutnya, proses pendaftaran kuliah ke luar negeri membutuhkan persiapan matang, baik dari sisi administrasi, biaya, hingga kemampuan bahasa asing. Untuk mendapatkan skor IELTS 7, misalnya, ia harus mengikuti tes sebanyak dua kali.

Saat ini, Valzan juga tengah berupaya memperoleh Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), program beasiswa penuh hasil kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan untuk jenjang S1 hingga S3 di dalam maupun luar negeri. Ia sangat berharap dirinya termasuk penerima BIB tahun ini.

Peran sekolah tidak lepas dari proses yang dilalui Valzan. Guru Bimbingan Konseling MAN IC Pekalongan mengatakan pihaknya turut mendampingi para siswanya yang hendak melanjutkan studi, mulai konsultasi, pengisian formulir, serta penyusunan dokumen pendukung, termasuk surat rekomendasi.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas capaian Valzan. Menag menilai keberhasilan Valzan menunjukkan bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang berkarakter sekaligus memiliki daya saing global. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan lingkungan pendidikan yang kuat.
(nnz)

#man-insan-cendekia-pekalongan #perguruan-tinggi #universitas-terbaik #madrasah-aliyah-negeri-man-unggulan #man-insan-cendekia

https://edukasi.sindonews.com/read/1702851/212/kisah-valzan-baruna-siswa-man-ic-pekalongan-yang-diterima-di-24-kampus-luar-negeri-1777827930