PLN Bantah Tarif Listrik Naik
PLN membantah isu kenaikan tarif listrik di medsos, menegaskan tarif tetap sama untuk periode April-Juni 2026. Masyarakat diimbau waspada hoaks dan cek sumber resmi.
(Kompas.com) 04/05/26 15:02 210469
JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) membantah adanya kenaikan tarif listrik seperti isu yang beredar di media sosial.
Masyarakat pun diimbau waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang menyebut PLN menaikkan tarif listrik tanpa pemberitahuan.
Melalui akun Instagram resmi @plnid, PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik.
Pemerintah telah menetapkan tarif listrik pada kuartal II-2026 sama dengan kuartal sebelumnya.
"Faktanya, tidak ada kenaikan tarif listrik. Pemerintah telah menetapkan bahwa tarif listrik tetap berlaku sama untuk periode April-Juni 2026 seperti periode sebelumnya," ungkap PLN dalam unggahannya dikutip Senin (4/5/2026).
Perusahaan listrik pelat merah ini pun mengingatkan masyarakat untuk mengakses informasi mengenai tarif listrik dari sumber resmi, baik melalui kanal media sosial resmi maupun website perusahaan.
"Pastikan selalu mendapatkan informasi yang benar dan tepercaya hanya dari kanal media sosial atau *website* resmi PLN," tulis perusahaan.
https://www.instagram.com/p/DX1f2GsE6P2/?imgindex=3&igsh=dmQ2NHg1dGtjcncw
Berikut rincian tarif listrik yang berlaku pada periode April-Juni 2026
- Rumah tangga 900 VA RTM: Rp 1.352 per kWh
- Rumah tangga 1.300-2.200 VA dan bisnis 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
- Rumah tangga lebih dari 3.500 VA: 1.699,53 per kWh
- Bisnis dan industri lebih dari 200 kVA: Rp 1.122 per kWh
- Industri lebih dari 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh
Sebelumnya, ramai di media sosial Threads maupun Instagram yang menyebut bahwa adanya kenaikan tagihan listrik.
Bahkan, bernarasi bahwa kenaikan tarif dilakukan secara diam-diam oleh PLN.
Salah satunya pada postingan akun Instagram @awreceh.id, yang menunjukkan tangkapan layar komentar warganet yang mengeluhkan membayar tagihan listrik lebih mahal dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
"Fantasshhh tagihan listrik naiknya tidack sopfhan, ternyataah memang banyak yang merasa PLN diam-diam naikkin tarifff. Huffff," tulis salah satu warganet.
"Kakk? Kok sama sih? Aku biasa total 800 ribu tiba-tiba sudah dua bulan ini jadi 1,3-1,4 juta-an. Elektronik enggak ada yang baru, semua sama, syok banget," sahut warganet lainnya.
"Ini token juga naik ya? Aku biasanya 200 ribu sebulan ini enggak sampai sebulan sudah habis, padahal pemakaian sama kayak biasanya," kata warganet lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#tarif-listrik #pln #hoaks #kuartal-ii-2026
https://money.kompas.com/read/2026/05/04/150250926/pln-bantah-tarif-listrik-naik