Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
BPSDM Kemendagri menegaskan semangat bela negara sebagai fondasi utama dalam membentuk ASN. Sehingga tercipta ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas.... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 07/05/26 17:43 214630
JAKARTA - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (BPSDM Kemendagri) menegaskan semangat bela negara sebagai fondasi utama dalam membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga tercipta ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas di era abad ke-21.Penegasan tersebut disampaikan dalam Upacara Api Semangat Bela Negara (ASBN) yang menjadi salah satu kegiatan inti dalam rangkaian Agenda Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Kemendagri Tahun 2026 di BPSDM Kemendagri Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Upacara penyalaan Api Semangat Bela Negara berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen para CPNS dalam menjaga persatuan, keutuhan bangsa, serta memperkuat jiwa pengabdian kepada negara.
Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dalam amanatnya yang dibacakan oleh Sekretaris BPSDM Afrijal Dahrin mengatakan bahwa semangat bela negara harus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas ASN di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Tuntutan zaman di abad ke-21 menghendaki ASN yang tidak hanya cakap secara teknis-administratif, tetapi juga mampu berpikir kritis, berani berinovasi, melek digital, adaptif terhadap perubahan, serta mampu berkolaborasi lintas batas sektor dan instansi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa menjadi ASN Kemendagri bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga mengemban tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Menjadi ASN Kementerian Dalam Negeri berarti saudara telah dipilih negara untuk memikul tanggung jawab mulia. Ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk melayani pengabdian tanpa batas kepada 280 juta rakyat Indonesia,” lanjutnya.
Latsar CPNS Kemendagri Tahun 2026 diikuti sebanyak 398 peserta yang terbagi dalam dua gelombang dengan pola blended learning. Proses pembelajaran dimulai sejak 19 Januari 2026 melalui tahap self learning dan saat ini Gelombang I memasuki tahapan akhir berupa pembelajaran klasikal.
BPSDM Kemendagri juga mengingatkan bahwa ASN harus siap menghadapi berbagai ancaman multidimensional, mulai dari perang siber, disrupsi teknologi, hingga arus informasi manipulatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Sekretaris BPSDM, Afrijal Dahrin menekankan sejumlah pedoman penting bagi CPNS dalam menjalankan tugas ke depan. CPNS diminta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral, menjaga kehormatan diri, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan, serta menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah bangsa.
“Memberikan dharma bakti terbaik dalam setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah yang tulus, serta menjaga soliditas dan kekompakan antarsesama aparatur guna mendukung kemajuan Kemendagri,” paparnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BPSDM Kemendagri, antara lain Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan Budi Santosa, Kepala Bagian Umum Nugroho, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Umum Rizki Aziz, serta para widyaiswara pengampu materi.
Melalui momentum penyalaan Api Semangat Bela Negara, BPSDM Kemendagri berkomitmen mencetak ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan integritas tinggi dalam melayani masyarakat demi menjaga keutuhan bangsa dan negara.
(shf)
#kementerian-dalam-negeri #asn #pengabdian-masyarakat #bela-negara #bpsdm