Sukuk ST016 Bisa Dibeli di 32 Mitra Distribusi, Simak Tahapan Pemesanannya
Pemerintah mulai menawarkan Sukuk Tabungan seri ST016 kepada investor individu sejak 8 Mei 2026.
(Kompas.com) 10/05/26 17:35 217080
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mulai menawarkan Sukuk Tabungan seri ST016 kepada investor individu sejak 8 Mei 2026.
Surat Berharga Negara (SBN) ritel berbasis syariah tersebut dapat dibeli secara online melalui 32 mitra distribusi yang telah ditunjuk pemerintah.
Mengutip laman resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, ST016 terdiri dari dua seri, yakni ST016T2 dengan tenor dua tahun dan Green Sukuk ST016T4 dengan tenor empat tahun.
Kedua seri tersebut menawarkan kupon mengambang dengan batas minimal (floating with floor). Artinya, pemerintah menetapkan tingkat kupon atau imbal hasil mengacu pada suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) ditambah spread 130 basis poin untuk ST016T2 dan 150 basis poin untuk ST016T4.
Dengan ketentuan itu, maka tingkat imbal hasil ST016T2 sebesar 6,05 persen dan ST016T4 sebesar 6,25 persen karena BI rate saat ini berada di posisi 4,75 persen.
Imbalan akan diberikan setiap tanggal 10 pada hari kerja. Adapun tanggal pembayaran imbalan pertama akan dicairkan pada 10 Juli 2026.
"Dalam hal tanggal pembayaran imbalan bukan pada hari kerja, maka pembayaran imbalan dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi imbalan. Hari kerja adalah hari dimana operasional sistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank Indonesia," tulis DJPPR Kemenkeu.
Sementara masa penawaran akan dilakukan hingga 3 juni 20206 pukul 12.00 WIB. Kedua penawaran ini akan jatuh tempo pada 10 Juni 2028 untuk ST016T2 dan 10 mei 2030 untuk ST016T4.
Masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan minimal pembelian Rp 1 juta. Sementara itu, batas maksimal pemesanan ditetapkan sebesar Rp 5 miliar untuk ST016T2 dan Rp 10 miliar untuk ST016T4.
DJPPR membuka penawaran kedua SBN Ritel ini melalui penjualan secara online melalui laman http://www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan dan http://www.djppr.kemenkeu.go.id/sukuktabungan atau menghubungi 32 mitra distribusi resmi.
Ada empat tahap pemesanan pembelian Sukuk Tabungan Seri ST016T2 dan Green Sukuk Seri ST016T4 dilakukan melalui empat tahap, yaitu registrasi atau pendaftaran, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi kepemilikan.
Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan mitra distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.
Berikut 32 mitra distribusi yang telah ditunjuk oleh pemerintah, yaitu:
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Mega Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Panin Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank SMC Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank
PT Bank Victoria International
PT Bank Muamalat Tbk
PT BNI Sekuritas
PT BRI Danareksa Sekuritas
PT Mandiri Sekuritas
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
PT Bahana Sekuritas
PT Binaartha Sekuritas
PT Panin Sekuritas Tbk
PT Phillip Sekuritas Indonesia
PT Bareksa Portal Investasi
PT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+)
PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)
PT Bibit Tumbuh Bersama
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang