Jamkrindo Catat Penjaminan Rp43,6 Triliun untuk 836 Ribu UMKM

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp43,6 Triliun untuk 836 Ribu UMKM

Jamkrindo mencatat penjaminan Rp43,6 triliun hingga kuartal I 2026 untuk 836 ribu UMKM dan mendukung penyerapan 2,97 juta tenaga kerja.

(WE Finance) 10/05/26 21:44 217189

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat realisasi volume penjaminan sebesar Rp43,6 triliun hingga kuartal I 2026. Penjaminan tersebut menjangkau 836.487 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendukung penyerapan tenaga kerja sebanyak 2,97 juta orang.

Capaian tersebut menunjukkan peran perusahaan penjaminan pelat merah itu dalam memperluas akses pembiayaan sektor produktif di tengah dinamika ekonomi dan tantangan dunia usaha.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Perusahaan PT Jamkrindo Agustinus Handoko mengatakan perusahaan terus memperkuat fungsi penjaminan kredit sebagai jembatan antara pelaku usaha dan lembaga keuangan formal.

“PT Jamkrindo tidak hanya fokus pada penguatan kinerja bisnis, tetapi juga terus berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM melalui berbagai program pendampingan dan literasi. Kami percaya bahwa UMKM yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Handoko, dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, perusahaan terus menghadirkan layanan penjaminan yang adaptif dan inklusif guna menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam memperluas akses pembiayaan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan UMKM, Jamkrindo juga mempercepat transformasi perusahaan melalui penguatan budaya service excellence untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemangku kepentingan.

Transformasi tersebut dilakukan melalui penguatan kapabilitas sumber daya manusia, percepatan digitalisasi layanan, penyederhanaan proses bisnis, hingga peningkatan kualitas layanan yang lebih responsif dan cepat.

“Transformasi layanan menjadi salah satu kunci penting agar perusahaan mampu tetap relevan dan adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis yang terus berkembang,” kata Handoko.

Selain menjalankan fungsi bisnis penjaminan, Jamkrindo juga aktif melakukan pendampingan dan pemberdayaan UMKM. Salah satunya melalui kegiatan Workshop Literasi Keuangan dan Product-Market Fit bertajuk “Unlock UMKM 2026: Kelola Cuan, Kuasai Pasar” yang digelar di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 7 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Jamkrindo berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM untuk memberikan edukasi pengelolaan keuangan usaha dan strategi pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kapasitas UMKM agar mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

Melalui pendekatan literasi keuangan dan pemahaman product-market fit, pelaku usaha diharapkan mampu menjaga keberlanjutan usaha sekaligus memperluas pasar dan meningkatkan kualitas bisnis.

Ke depan, Jamkrindo menyatakan akan terus memperkuat transformasi perusahaan melalui penguatan kolaborasi, inovasi layanan, serta program pemberdayaan yang memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha di berbagai daerah.

#jamkrindo

https://wartaekonomi.co.id/read611080/jamkrindo-catat-penjaminan-rp436-triliun-untuk-836-ribu-umkm