Bank Jago (ARTO) Tak Bagi Dividen Meski Cetak Laba Rp276,23 Miliar
Bank Jago memutuskan tidak membagikan dividen tahun buku 2025 dan mengalokasikan laba Rp240,2 miliar untuk modal usaha perseroan.
(WE Finance) 11/05/26 22:25 218385
Warta Ekonomi, Jakarta -PT Bank Jago Tbk. (ARTO) memutuskan tidak membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2025 dan memilih menggunakan keuntungan perusahaan untuk memperkuat modal kerja serta mendukung kegiatan usaha perseroan.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 7 Mei 2026 dan diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Senin (11/5/2026).
Berdasarkan hasil RUPST, Bank Jago membukukan laba bersih sebesar Rp276,23 miliar sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp36 miliar dialokasikan sebagai cadangan wajib sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Sementara sisa laba bersih sebesar Rp240,2 miliar diputuskan untuk digunakan sebagai modal kerja perusahaan.
“Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 setelah dikurangi penyisihan cadangan wajib sebesar Rp240,2 miliar untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan,” tulis manajemen Bank Jago dalam keterbukaan informasi.
Keputusan penahanan laba tersebut disetujui seluruh pemegang saham yang hadir dalam rapat dengan tingkat kehadiran mencapai 87,94% dari total hak suara yang sah.
Selain agenda penggunaan laba bersih, RUPST juga menetapkan perubahan susunan direksi perseroan dengan mengangkat Nicholas Tan Yanming sebagai direktur untuk masa jabatan 2026–2029.