Daftar Saham yang Didepak MSCI Mei 2026, dari AMMN hingga BREN

Daftar Saham yang Didepak MSCI Mei 2026, dari AMMN hingga BREN

MSCI mendepak 19 saham Indonesia dari indeks global pada rebalancing Mei 2026. Sejumlah emiten besar seperti AMMN, BREN, hingga ANTM masuk daftar

(Kompas.com) 14/05/26 08:44 220969

JAKARTA, KOMPAS.com - Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil tinjauan berkala atau index review periode Mei 2026 pada Rabu (13/5/2026).

Hasil rebalancing kali ini mengejutkan pelaku pasar karena jumlah saham Indonesia yang keluar dari indeks global jauh lebih besar dari perkiraan.

Dalam penyesuaian terbaru tersebut, MSCI mengeluarkan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Indexes dan 13 saham dari MSCI Small Cap Indexes.

Perubahan komposisi indeks ini akan berlaku setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026 dan efektif mulai 1 Juni 2026.

Rebalancing MSCI menjadi perhatian pasar karena indeks tersebut digunakan sebagai acuan investasi oleh banyak fund manager global dan dana indeks pasif dunia.

Ketika suatu saham dikeluarkan dari indeks MSCI, investor institusi asing umumnya akan menyesuaikan portofolio dengan menjual saham terkait.

Pengumuman MSCI juga langsung menekan pasar saham domestik. Berdasarkan data RTI Business, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,98 persen atau turun 135,57 poin ke level 6.723,32 pada perdagangan Rabu (13/5/2026).

Daftar 6 saham yang keluar dari MSCI Global Standard Index

Berikut daftar saham Indonesia yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Meski keluar dari MSCI Global Standard Indexes, saham AMRT dipindahkan ke MSCI Small Cap Indexes.

Daftar 13 saham yang keluar dari MSCI Small Cap Index

Selain indeks utama, MSCI juga merombak komposisi MSCI Small Cap Indexes untuk saham Indonesia.

Berikut daftar saham yang dikeluarkan dari MSCI Small Cap Indexes:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
  3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
  4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
  5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
  6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
  7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
  8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
  9. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
  10. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
  11. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
  12. PT Triputra Agro Persada Tbk (TPAG)
  13. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)

OJK sebelumnya hanya prediksi dua saham

Sebelum hasil review diumumkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebenarnya telah memberi sinyal adanya saham Indonesia yang berpotensi keluar dari indeks MSCI.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan saat itu MSCI sudah mengumumkan kebijakan freeze sehingga tidak ada saham baru yang masuk ke indeks, tetapi ada kemungkinan saham lama keluar.

Pasar sebelumnya memperkirakan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi emiten yang paling berisiko terdepak dari MSCI.

Kedua saham tersebut disorot karena memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi atau high shareholding concentration sehingga dinilai berisiko terhadap aspek likuiditas dan aksesibilitas investasi.

Namun hasil rebalancing MSCI kali ini ternyata jauh lebih besar dari ekspektasi pasar karena total terdapat 19 saham Indonesia yang keluar dari indeks global tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#pasar-saham #saham-antm #indeks-msci #saham-bren #msci-global-standard-index #saham-ammn #rebalancing-msci #rebalancing-indeks-msci #emiten-indonesia

https://money.kompas.com/read/2026/05/14/084415326/daftar-saham-yang-didepak-msci-mei-2026-dari-ammn-hingga-bren