Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon

Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon

Kehadiran tiga tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam satu forum kaderisasi di Cirebon menjadi perhatian Nahdliyin. Ketiga tokoh tersebut yakni, Gus Miftah, Gus... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 14/05/26 22:01 221420

CIREBON - Kehadiran tiga tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam satu forum kaderisasi di Cirebon menjadi perhatian Nahdliyin. Ketiga tokoh tersebut yakni, Gus Miftah, Gus Yusuf Chudlori, dan KH Imam Jazuli.

Ketiganya terlihat duduk berdampingan saat mengikuti Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Cirebon pada 13–17 Mei 2026.

Ketiganya mengikuti PMKNU yang merupakan jenjang sakral bagi kader organisasi. Langkah ini menunjukkan sinyal kuat mengenai masa depan nakhoda PBNU di tangan para pemimpin muda berbakat.

Ketiga ulama ini tampil kompak mengenakan kemeja putih formal yang dipadu dengan peci hitam khas kaum santri. Suasana akrab menyelimuti mereka di bawah bimbingan instruktur senior PBNU, KH Masyhuri Malik.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa setiap tokoh besar harus tetap tunduk pada supremasi organisasi melalui jalur kaderisasi resmi. Peristiwa ini memancing perhatian serius dari seluruh warga Nahdliyin di berbagai penjuru tanah air.

PMKNU bertujuan mencetak kader yang memiliki wawasan ke-NU-an luas serta ideologi Aswaja yang sangat kuat. Pelatihan kepemimpinan ini mempersiapkan peserta agar memahami nilai kebangsaan dan siap menjadi penggerak utama di tengah masyarakat.

Lihat video: Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya Angkat Bicara



"Yang dimaksud PMKNU adalah Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama. Ini merupakan program kaderisasi atau pelatihan kepemimpinan di lingkungan Nahdlatul Ulama untuk mencetak kader NU yang punya wawasan ke-NU-an, kuat secara ideologi Aswaja, mampu memimpin organisasi, memahami kebangsaan, dan siap menjadi penggerak masyarakat," kata Gus Miftah, Kamis (14/5/2026).

Forum ini sering kali menjadi tempat lahirnya para aktivis, politisi ulung, hingga calon pemimpin nasional dari kultur pesantren. Kehadiran Gus Miftah dan kawan-kawan membuktikan betapa pentingnya pematangan kompetensi organisatoris bagi seorang tokoh populer.

Masyarakat melihat kebersamaan ini sebagai bentuk soliditas lintas spektrum yang sangat positif bagi kemajuan jamiyah ke depan. “Kami melihat ada berbagai kesamaan dalam memajukan jamiyah,” ucap salah seorang Nahdliyin yang memantau jalannya kegiatan tersebut.

Gus Yusuf mewakili unsur pesantren dan budayawan, sementara KH Imam Jazuli dan Gus Miftah memperkuat spektrum pendidikan modern serta dai milenial. Perpaduan karakter ini mampu menyatukan massa Nahdlatul Ulama yang sangat beragam di era digital sekarang.

Momen di Cirebon ini bukan sekadar formalitas pelatihan rutin, melainkan sebuah pesan tentang kualitas kepemimpinan yang terukur. “Ini bukan sekadar formalitas pengaderan,” ujar salah satu peserta yang berada di lokasi hotel tersebut.

Dia menambahkan pimpinan NU masa depan tidak hanya butuh popularitas tetapi juga harus terdidik secara organisatoris. “Kehadiran beliau-beliau adalah pesan kuat bahwa masa depan NU berada di tangan pemimpin yang tak hanya populer, tapi juga terdidik secara organisatoris,” ucap dia.
(cip)

#warga-nahdliyin #nahdlatul-ulama-nu #gus-miftah #pbnu #ormas-islam

https://daerah.sindonews.com/read/1706957/174/momen-tiga-tokoh-nu-mengikuti-pendidikan-kepemimpinan-di-pmknu-cirebon-1778767501