Andalan Artha Primanusa targetkan pendapatan Rp949,6 miliar di 2026

Andalan Artha Primanusa targetkan pendapatan Rp949,6 miliar di 2026

PT Andalan Artha Primanusa menargetkan pendapatan meningkat dengan CAGR sebesar 28 persen, mencapai senilai Rp949,6 miliar pada 2026, dan mencapai Rp1,41 ...

(Antara) 20/05/26 19:50 226859

Fokus kami ke depan adalah menjaga komitmen pertumbuhan yang solid dan terukur ini

Jakarta (ANTARA) - PT Andalan Artha Primanusa menargetkan pendapatan meningkat dengan CAGR sebesar 28 persen, mencapai senilai Rp949,6 miliar pada 2026, dan mencapai Rp1,41 triliun pada 2027 dan Rp1,55 triliun pada tahun 2028.

“Fokus kami ke depan adalah menjaga komitmen pertumbuhan yang solid dan terukur ini, demi memberikan nilai jangka panjang yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur Utama PT Andalan Artha Primanusa, Gahari Christine dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Seiring proyeksi itu, perseroan memproyeksikan EBITDA tumbuh dengan CAGR sebesar 21 persen mencapai Rp514,2 miliar pada 2028, sementara target laba bersih tumbuh dengan CAGR sebesar 31 persen mencapai Rp223,9 miliar pada 2028.

Di tengah situasi industri yang fluktuatif, Gahari mengatakan pemilihan mitra kerja yang kapabel menjadi kunci bagi kelangsungan bisnis perseroan.

Seiring semakin ketatnya standar efisiensi global, perseroan melihat permintaan terhadap kontraktor pertambangan yang memiliki keandalan sistem, pengalaman komprehensif, serta akuntabilitas finansial akan terus meningkat.

Perseroan optimistis dapat merealisasikan proyeksi pertumbuhan usaha secara konsisten dan akuntabel, melalui kepastian volume kontrak yang berjalan dan investasi armada secara strategis.

“Melalui pilar operational excellence yang kuat, investasi armada yang tepat, serta kedisiplinan dalam pemilihan kontrak, Andalan berkomitmen penuh untuk terus berdiri di garda depan sebagai mitra strategis yang mengawal stabilitas operasional dan mendukung keberlanjutan rantai pasok industri pertambangan di Indonesia,” ujar Gahari.

Pada tahun 2025, perseroan meningkatkan performa margin EBITDA di angka 39 persen, dengan nilai sebesar Rp145,4 miliar. Perseroan menerapkan model layanan end-to-end mining services melalui sistem operasional terpadu yang mencakup perencanaan, eksekusi presisi, hingga evaluasi secara berkala.

Adapun, solusi terstruktur perseroan terintegrasi dari tahapan awal eksplorasi, aktivitas inti produksi, hingga tanggung jawab reklamasi pasca-tambang.

Pendekatan berbasis safety, keandalan alat berat, dan sistem pemantauan operasional yang ketat, menjadi kunci perseroan dalam meminimalisir hambatan teknis serta memastikan setiap target produksi tercapai dengan aman.

Perseroan telah sukses melakukan diversifikasi strategis ke industri nikel setelah meraih Letter of Award (LoA) dari PT Position (Grup Harum Energy) untuk proyek di Halmahera Timur, Maluku Utara.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

#andalan-artha-primanusa #pt-andalan-artha-primanusa #ebitda #minerals #batu-bara #minerba

https://www.antaranews.com/berita/5575303/andalan-artha-primanusa-targetkan-pendapatan-rp9496-miliar-di-2026