Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Satu tim polisi Thailand menjadi viral setelah menyamar sebagai kelompok tari wanita untuk menangkap seorang tersangka pengedar narkoba selama festival jalanan.... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 27/05/26 10:27 233305
BANGKOK - Satu tim polisi Thailand menjadi viral setelah menyamar sebagai kelompok tari wanita untuk menangkap seorang tersangka pengedar narkoba selama festival jalanan. Operasi tersebut berlangsung pekan lalu di distrik Tha Luang di Provinsi Lop Buri tengah.Saat itu, para petugas mengenakan pakaian berkilauan untuk mendekati target mereka tanpa menimbulkan kecurigaan.
Dalam unggahan Facebook, Kepolisian Tha Luang mengidentifikasi tersangka sebagai Mekha Fa-wap-wap, yang ditahan atas tuduhan narkoba dan perjudian ilegal.
Polisi menyita 53 pil metamfetamin, lebih dari 200 kantong plastik yang diyakini digunakan untuk distribusi narkoba, dan telepon seluler yang diduga terkait dengan operasi mesin slot online ilegal.
Satu foto yang dibagikan setelah penangkapan menunjukkan tim yang sebagian besar terdiri dari petugas pria dengan gaun berkilauan berpose dengan tersangka yang diborgol, memicu gelombang lelucon dari para pembaca.
"21 Jump Street sedang beraksi," tulis seorang pengguna media sosial, merujuk pada film komedi Amerika tentang polisi yang menyamar sebagai siswa sekolah menengah.
Operasi penyamaran dengan mengenakan pakaian wanita bukanlah kali pertama polisi Thailand menggunakan taktik teatrikal untuk menangkap tersangka.
Pada bulan Februari, petugas polisi Bangkok mengenakan kostum kelompok tari singa merah dan emas selama perayaan Tahun Baru Imlek untuk menangkap seorang pria yang dituduh mencuri artefak Buddha.
Tim Bangkok sebelumnya juga menggunakan penyamaran lain, termasuk pekerja konstruksi, dedaunan, dan pegulat berpakaian Lycra, untuk mendekati tersangka yang mungkin mengenali petugas berpakaian preman.
“Anda tidak dapat bersembunyi dari yang tak terlihat, atau dari apa yang tidak dapat Anda lihat,” kata kapten polisi Bangkok Lertvarit Lertvorapreecha kepada The Guardian pada bulan Februari, menyatakan, “Cara tercepat untuk menangkap seseorang adalah dengan mengejutkan mereka, ketika mereka menikmati hidup, tanpa mengetahui apa yang terjadi di sekitar mereka.”
Meskipun operasi rumit ini berulang kali menjadi viral baik di Thailand maupun di luar negeri, polisi Thailand menekankan tujuan operasi tersebut adalah penegakan hukum yang efektif, bukan untuk membuat konten media sosial atau mendapatkan ketenaran di internet.
(sya)