Peletakan Batu Pertama Kampus Baru SPH Pluit, Ditarget Selesai Desember 2027

Peletakan Batu Pertama Kampus Baru SPH Pluit, Ditarget Selesai Desember 2027

Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) melakukan peletakan batu pertama kampus permanen baru SPH Pluit, Selasa (2.6.2026). Sekitar 400 tamu hadir dalam momen... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 02/06/26 16:55 237792

JAKARTA - Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) melakukan peletakan batu pertama kampus permanen baru Sekolah Pelita Harapan (SPH) Pluit, Selasa (2/6/2026). Peletakan batu pertama ini dihadiri Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Gubernur Jakarta Pramono Anung. Sekitar 400 tamu hadir dalam momen bersejarah ini.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa. “Saya setuju bahwa pendidikan adalah tentang investasi sumber daya manusia; ini bukan hanya tentang pembangunan fisik sekolah, tetapi yang lebih penting adalah membentuk karakter generasi masa depan kita dan memastikan bahwa bangsa kita dibangun dengan kuat,” katanya. Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil

Presiden YPPH Jonathan Parapak mengatakan, peletakan batu pertama ini bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik, melainkan juga kesaksian tentang kesetiaan, kesabaran, dan visi yang terus dijaga selama bertahun-tahun. “Anugerah Tuhan yang luar biasa setelah bertahun-tahun perencanaan, doa, dan ketekunan, akhirnya seluruh perizinan yang diperlukan dapat diselesaikan sehingga pembangunan ini dapat dimulai,” ujarnya.

Kampus baru SPH Pluit berdiri di atas lahan seluas sekitar 2,2 hektare di kawasan strategis yang berdekatan dengan Lippo Mall Pluit. Pembangunan ditargetkan selesai pada Desember 2027 dan mulai beroperasi pada Januari 2028. Kampus ini akan melayani siswa dari jenjang Kindergarten hingga Grade 12 dengan kapasitas total sekitar 1.200 siswa.

SPH Pluit pertama kali berdiri pada 2014 dan sejak itu berkembang menjadi salah satu sekolah internasional yang paling dihormati di Jakarta Utara. Menggunakan kurikulum Cambridge dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama, sekolah ini mengalami pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan selama lebih dari satu dekade.

Saat ini SPH Pluit melayani sekitar 500 siswa dan telah mencapai kapasitas penuh, dengan daftar tunggu yang terus bertambah setiap tahunnya. Sejak awal, kampus yang saat ini beroperasi di kompleks Lippo Mall Pluit memang dirancang sebagai lokasi sementara sambil menantikan pembangunan kampus permanen. Namun proses perizinan dan persetujuan pembangunan lokasi baru tersebut memerlukan waktu hampir 12 tahun untuk diselesaikan.

Kampus baru SPH Pluit akan memiliki luas bangunan sekitar 22.000 meter persegi yang terdiri atas tiga lantai. Fasilitas yang akan tersedia antara lain, area khusus Kindergarten, Primary, Middle School, dan High School. Ruang belajar dengan teknologi dan integrasi AI. Laboratorium sains, teknologi, dan inovasi berstandar internasional. Fasilitas musik, seni rupa, dan seni pertunjukan. Gandeng Pelita Harapan, Lippoland Hadirkan Lentera National School Park Serpong

Kemudian lapangan olahraga dan lintasan lari, kolam renang, gymnasium dan aula serbaguna. Selanjutnya dua lapangan basket serta pembelajaran luar ruang dan ruang komunitas yang luas.

Desain kampus menekankan keterbukaan, pencahayaan alami, ruang hijau, kolaborasi, serta pengembangan siswa secara holistik. Kampus baru ini juga akan memperkuat program seni, olahraga, kepemimpinan, dan kewirausahaan yang selama ini menjadi bagian penting dari pendekatan pendidikan SPH.
(poe)

#sekolah-swasta #abdul-muti #lembaga-pendidikan #pendidikan-anak

https://edukasi.sindonews.com/read/1713183/212/peletakan-batu-pertama-kampus-baru-sph-pluit-ditarget-selesai-desember-2027-1780391206