Bali raih juara pengendalian inflasi dan kemiskinan dari Kemendagri

Bali raih juara pengendalian inflasi dan kemiskinan dari Kemendagri

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meraih juara atau peringkat pertama dalam pengendalian inflasi serta penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting pada ...

(Antara) 05/06/26 22:32 241685

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meraih juara atau peringkat pertama dalam pengendalian inflasi serta penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting pada malam Apresiasi Pemerintah Daerah Terbaik 2026 Regional Jawa-Bali yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan Pemprov Bali di Denpasar, Jumat, menyampaikan ia sengaja hadir langsung menerima penghargaan dalam malam apresiasi tersebut.

“Penghargaan peringkat pertama sebagai pemerintah daerah berprestasi kategori Pengendalian Inflasi yang diserahkan Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto, lalu menerima penghargaan peringkat pertama nasional sebagai pemerintah daerah berprestasi kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting yang diserahkan Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait,” katanya.

Tak hanya Pemprov Bali, sambungnya, pada malam apresiasi tersebut penghargaan kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten/kota juga sebagian besar diterima oleh Bali.

“Peringkat satu tingkat kabupaten diraih oleh Kabupaten Badung disusul peringkat dua dan tiga diperoleh oleh Kabupaten Gianyar dan Tabanan, sedangkan peringkat satu tingkat kota diterima oleh Kota Denpasar,” ujar Gubernur Koster.

Selain itu Kabupaten Gianyar juga memperoleh peringkat terbaik tiga dalam kategori Creative Financing tingkat kabupaten dan Kota Denpasar memperoleh peringkat terbaik tiga dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota.

Gubernur Koster mengatakan tidak hanya trofi penghargaan, Provinsi Bali juga memperoleh insentif apresiasi dengan total Rp6 miliar untuk dua capaian peringkat satu yang diperoleh.

Untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota diberikan penghargaan masing-masing sebesar Rp1 miliar untuk peringkat tiga, Rp2 miliar untuk peringkat dua, dan Rp3 milyar untuk peringkat satu.

Malam Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 Regional Jawa-Bali sendiri merupakan momen apresiasi bagi Pemerintah Daerah Regional Jawa-Bali yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam pembangunan daerah.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan apresiasi ini adalah bagian dari upaya Kemendagri untuk mendorong peningkatan kinerja dan inovasi pemerintah daerah.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan reward atau penghargaan kepada rekan-rekan atas kinerjanya sehingga timbul iklim kompetisi dan semangat bersaing yang sehat,” ujar Mendagri.

Ia menekankan bahwa di tengah banyaknya kasus hukum yang menjerat oknum kepala daerah, masih banyak kepala daerah yang memiliki kinerja dan prestasi yang bagus.

“Ini perlu diangkat bahwa banyak juga pemimpin-pemimpin yang bagus sehingga ada kepercayaan dari publik kepada para kepala daerah,” ucapnya.

Terdapat empat kategori penghargaan yang diberikan mulai dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi di wilayah Jawa-Bali antara lain kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, kategori Creative Financing, kategori Pengendalian Inflasi, dan kategori Penurunan Tingkat Pengangguran.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa sistem penilaian tahun ini dibagi enam regional sebagai upaya menciptakan kompetisi yang lebih adil bagi seluruh daerah, termasuk daerah dengan kapasitas fiskal yang terbatas.

“Untuk Bali tidak kita gabungkan dengan regional NTB (Nusa Tenggara Barat), NTT (Nusa Tenggara Timur), karena kalau masuk regional itu pasti akan menang lagi, Bali masuk regional Jawa-Bali pun menang lagi,” ujarnya.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#kemendagri #pemprov-bali #mendagri #pemerintah-daerah

https://www.antaranews.com/berita/5596381/bali-raih-juara-pengendalian-inflasi-dan-kemiskinan-dari-kemendagri