PLN pasok listrik pusat data 2x725 MVA untuk Digital Edge
BUMN PT PLN (Persero) menyediakan pasokan listrik 2x725 megavolt Ampere (MVA) serta layanan listrik premium untuk fasilitas pusat data (data center) milik ...
(Antara) 09/06/26 19:48 245341
Jakarta (ANTARA) - BUMN PT PLN (Persero) menyediakan pasokan listrik 2x725 megavolt Ampere (MVA) serta layanan listrik premium untuk fasilitas pusat data (data center) milik Digital Edge Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, sebagai upaya mendukung ekosistem digital nasional.
"Pertumbuhan industri data center mencerminkan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital di Indonesia. PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara," kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dalam keterangan yang terkonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Dukungan PLN diumumkan bersamaan dengan seremoni pemasangan atap (topping off) fasilitas data center CGK1 Digital Edge Indonesia, yang kini menjadi data center dengan kapasitas daya terbesar di Indonesia.
Darmawan mengatakan kolaborasi strategis antara PLN dan Digital Edge Indonesia ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional sekaligus mendukung posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, CEO Digital Edge Indonesia Stephanus Oscar menyampaikan bahwa pasokan listrik yang andal menjadi faktor utama dalam pengembangan industri pusat data berskala besar.
"Topping off CGK1, yang didukung oleh perjanjian pasokan listrik terbesar dalam sejarah pusat data Indonesia, mencerminkan keyakinan kami terhadap pertumbuhan digital jangka panjang negeri ini," ujar Oscar.
Menurutnya, pengembangan kawasan pusat data tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur digital saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) di masa depan.
"Kami sedang meletakkan fondasi agar Indonesia dapat bersaing di level tertinggi ekonomi AI global. CGK Campus dirancang untuk tumbuh seiring dengan ambisi bangsa," kata dia.
Sebelumnya, Digital Edge Indonesia dan PLN telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) pada Oktober 2025 untuk pasokan daya sebesar 2x650 MVA bagi fasilitas data center di Cikarang.
Seiring meningkatnya rencana ekspansi data center Digital Edge Indonesia, kebutuhan operasional dan untuk memastikan layanan 24 jam tanpa gangguan, pasokan data ditingkatkan menjadi 2x725MVA untuk memenuhi kebutuhan secara bertahap hingga 2030.
Kapasitas tersebut menjadikan Digital Edge Indonesia sebagai pemegang PJBTL terbesar PLN sekaligus salah satu pusat data berkapasitas daya terbesar di Indonesia.
Menurut keterangan Digital Edge, dengan total investasi sebesar 4,5 miliar dolar AS, CGK Campus dibangun khusus untuk beban kerja AI dan komputasi intensif data, dengan infrastruktur yang tangguh dan efisien secara energi.
Fasilitas ini dirancang untuk menargetkan annualized PUE terdepan di industri sebesar 1,25, meraih sertifikasi LEED, mengintegrasikan sistem daur ulang air dan energi terbarukan, serta menerapkan teknologi pendinginan cair untuk mendukung beban kerja AI.
Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
#pln #pusat-data #ekosistem-digital-nasional #data-center
https://www.antaranews.com/berita/5601100/pln-pasok-listrik-pusat-data-2x725-mva-untuk-digital-edge