Tiket Potongan Tarif 30 Persen Laris, 779.093 Kursi Masa Libur Sekolah Terjual

Tiket Potongan Tarif 30 Persen Laris, 779.093 Kursi Masa Libur Sekolah Terjual

Program diskon tiket kereta 30 persen diminati masyarakat. Sebanyak 779.093 tiket sudah terjual, 395.531 kursi masih tersedia.

(Kompas.com) 24/06/26 18:42 258819

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat terhadap program diskon tiket kereta api sebesar 30 persen selama masa libur sekolah.

Program dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tersebut berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026 pada layanan kereta kelas Ekonomi Komersial.

Berdasarkan data per 24 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 779.093 tiket telah dipesan dari total kapasitas 1.174.624 tempat duduk. Jumlah itu setara 66,33 persen dari kuota yang tersedia.

"Dengan demikian, masih tersedia 395.531 tempat duduk diskon yang dapat dimanfaatkan masyarakat sepanjang kuota masih ada," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, Rabu (25/6/2026).

Tingginya pemesanan tiket terlihat pada sejumlah relasi favorit selama masa liburan sekolah.

Relasi Lempuyangan–Pasarsenen menjadi yang paling diminati dengan 13.946 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati Pasarsenen–Lempuyangan sebanyak 13.614 pelanggan dan Pasarsenen–Yogyakarta dengan 12.216 pelanggan.

Relasi Sukabumi–Bogor Paledang mencatat 9.216 pelanggan, sedangkan Semarang Tawang Bank Jateng–Solo Balapan melayani 8.912 pelanggan.

Dari sisi layanan kereta api, KA Joglosemarkerto menjadi layanan dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 39.263 orang.

KA Ambarawa Ekspres melayani 33.217 pelanggan, disusul KA Pangrango sebanyak 32.076 pelanggan, KA Sawunggalih 29.730 pelanggan, dan KA Jayakarta 22.969 pelanggan.

Menurut Anne, data tersebut menunjukkan liburan sekolah menjadi pendorong utama mobilitas masyarakat untuk perjalanan antarkota, wisata keluarga, dan kunjungan ke berbagai pusat aktivitas di daerah.

KAI mengimbau masyarakat yang belum memperoleh tiket agar segera merencanakan perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, atau kanal resmi penjualan tiket lainnya.

Pelanggan juga diminta memeriksa jadwal keberangkatan, identitas, ketentuan bagasi, serta datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar.

“Masih ada ratusan ribu tempat duduk diskon yang bisa dimanfaatkan pelanggan. Kami berharap liburan sekolah tahun ini menjadi perjalanan yang aman, tertib, nyaman, dan penuh cerita baik bagi keluarga Indonesia,” sebut Anne.

Selain mengingatkan soal tiket, KAI juga meminta pelanggan memperhatikan barang bawaan sebelum berangkat.

Anne menyarankan pelanggan memilih barang yang benar-benar diperlukan, mengemas bawaan secara rapi, dan memahami ketentuan bagasi agar perjalanan lebih nyaman sejak keberangkatan hingga tiba di tujuan.

“Liburan sekolah biasanya identik dengan koper, tas anak, bekal, dan oleh-oleh. KAI mengajak pelanggan membawa barang secukupnya agar ruang di dalam kereta tetap nyaman, lorong tetap lapang, dan perjalanan bersama keluarga terasa lebih menyenangkan,” ujar Anne.

KAI menetapkan setiap pelanggan berhak membawa bagasi gratis dengan berat maksimal 20 kilogram.

Volume bagasi maksimal ditetapkan 100 desimeter kubik (dm³), dengan dimensi maksimal 70 sentimeter x 48 sentimeter x 30 sentimeter. Jumlah barang yang dibawa juga dibatasi maksimal empat koli atau item.

Seluruh barang bawaan wajib ditempatkan di rak bagasi di atas kursi atau area yang telah disediakan.

Ketentuan tersebut dinilai penting karena jumlah pelanggan meningkat selama musim liburan sekolah. Penataan barang yang baik membuat ruang perjalanan lebih nyaman dan membantu kelancaran proses boarding.

Pelanggan masih diperbolehkan membawa bagasi dengan berat lebih dari 20 kilogram hingga maksimal 40 kilogram. Volume maksimal yang diizinkan mencapai 200 dm³ dengan dimensi maksimal 70 sentimeter x 48 sentimeter x 60 sentimeter.

Namun, pelanggan akan dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai kelas layanan yang digunakan.

"Tarif kelebihan bagasi ditetapkan Rp 10.000 per kilogram untuk kelas Eksekutif, Rp 6.000 per kilogram untuk kelas Bisnis, dan Rp 2.000 per kilogram untuk kelas Ekonomi," jelas Anne.

Barang dengan berat lebih dari 40 kilogram atau melebihi batas dimensi tidak diperbolehkan dibawa ke dalam kereta.

KAI menyarankan pelanggan menggunakan layanan pengiriman barang jika membawa bawaan dalam jumlah besar agar perjalanan tetap praktis dan area tempat duduk tidak terganggu.

Perusahaan juga melarang pelanggan membawa hewan peliharaan, narkotika, psikotropika, zat terlarang, senjata api atau senjata tajam tanpa dokumen resmi, bahan peledak, barang mudah terbakar, serta barang berbau menyengat.

Anne menegaskan ketentuan bagasi tidak hanya berkaitan dengan batas berat barang, tetapi juga menjadi bagian dari etika selama menggunakan transportasi publik.

“Kereta api adalah ruang perjalanan bersama. Dengan membawa barang secukupnya, pelanggan ikut menjaga kenyamanan orang lain, memperlancar boarding, dan membuat suasana liburan terasa lebih hangat,” tegas Anne.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#kai #libur-sekolah #diskon-tiket

https://money.kompas.com/read/2026/06/24/184221426/tiket-potongan-tarif-30-persen-laris-779093-kursi-masa-libur-sekolah-terjual