Kuliah di Mana Dino Patti Djalal? Mantan Wamenlu dan Dubes RI untuk AS
Dino Patti Djalal memiliki rekam jejak panjang di dunia diplomasi. Ia pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri hingga Dubes RI untuk Amerika Serikat. Dino Patti... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 23/12/25 13:13 82492
JAKARTA - Dino Patti Djalal memiliki rekam jejak panjang di dunia diplomasi. Ia pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri hingga Dubes RI untuk Amerika Serikat .Nama Dino Patti Djalal menjadi sorotan publik setelah mengunggah video berisi saran dan masukan konstruktif kepada Menteri Luar Negeri RI Sugiono melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut, Dino mendorong Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono agar lebih meluangkan waktu memimpin Kementerian Luar Negeri hingga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas akar rumput hubungan internasional.
Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal
Mengutip laman resmi dinopattidjalal.com, Dino Patti Djalal lahir di Beograd, Yugoslavia, pada 10 September 1965 dari keluarga diplomat Indonesia. Sejak kecil, Dino telah terbiasa hidup berpindah-pindah negara mengikuti penugasan orang tuanya.
Pendidikan dasar Dino ditempuh di Sekolah Dasar Muhammadiyah, kemudian melanjutkan ke SMP Al-Azhar. Ia menyelesaikan pendidikan menengah atas di McLean, Virginia, Amerika Serikat.
Untuk pendidikan tinggi, Dino Patti Djalal menempuh studi di sejumlah universitas ternama dunia. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Carleton University, Ottawa, Kanada. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Politik di Simon Fraser University, Vancouver, Kanada.
Tak berhenti di situ, Dino kemudian menyelesaikan gelar Doktor (Ph.D) Hubungan Internasional di London School of Economics and Political Science (LSE), London, Inggris—salah satu kampus terbaik dunia dalam bidang ilmu sosial dan politik.
Jejak Karier Diplomasi
Dino Patti Djalal bergabung dengan Departemen Luar Negeri RI pada 1987. Kariernya terbilang melesat, dengan penugasan di London, Dili, dan Washington DC. Namanya dikenal luas publik nasional saat menjadi juru bicara Pemerintah Indonesia dalam referendum PBB di Timor Timur pada 1999.
Pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dino dipercaya sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional sekaligus juru bicara presiden selama enam tahun, menjadikannya yang terlama dalam sejarah Indonesia modern.
Ia juga pernah menjabat Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (2010–2013) dan Wakil Menteri Luar Negeri RI pada 2014.
Aktivitas Pasca Pemerintahan
Setelah pensiun dari pemerintahan pada 2015, Dino tetap aktif di berbagai forum nasional dan internasional. Ia mendirikan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang kini memiliki lebih dari 100 ribu anggota dan menjadi penggagas Conference on Indonesian Foreign Policy, salah satu konferensi kebijakan luar negeri terbesar di dunia.
Dino Patti Djalal juga dikenal sebagai “Bapak Diaspora Indonesia”, penulis 11 buku—termasuk bestseller nasional Harus Bisa—serta aktif dalam berbagai inisiatif perdamaian dan dialog lintas iman di tingkat global.
(nnz)
#dino-patti-djalal #menteri-luar-negeri #sugiono #dubes-ri-untuk-as