Momentum Ekonomi China Melemah Meski Capai Target Pertumbuhan 5% pada 2025

Momentum Ekonomi China Melemah Meski Capai Target Pertumbuhan 5% pada 2025

Ekonomi China tumbuh 5% pada 2025, namun momentum melemah akibat permintaan domestik yang rapuh dan ketergantungan pada ekspor.

(Bisnis.Com) 19/01/26 13:58 107177

Bisnis.com,JAKARTA – Perekonomian China mulai kehilangan momentum pada kuartal terakhir 2025, meskipun berhasil mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5% yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini mencerminkan pola pertumbuhan yang tidak seimbang dan dinilai sulit dipertahankan di tengah meningkatnya proteksionisme global.

Pada Desember 2025, produksi industri masih menunjukkan kinerja yang relatif solid. Kendati begitu, penjualan ritel dan investasi justru melemah lebih dalam dari perkiraan.

Secara tahunan, ekonomi China tumbuh 4,5% pada kuartal IV/2025, menjadi laju paling lambat sejak negara tersebut membuka kembali aktivitas ekonomi pasca-lockdown Covid-19 pada akhir 2022.

Untuk keseluruhan 2025, produk domestik bruto (PDB) China tumbuh 5%, sesuai dengan data yang dirilis Biro Statistik Nasional (NBS) pada Senin (19/1/2026). Angka tersebut mengonfirmasi pernyataan Presiden China Xi Jinping dalam pidato malam tahun baru, sekaligus sama dengan capaian pertumbuhan pada 2024.

Merespons data tersebut, saham China di pasar domestik menguat tipis, sementara obligasi pemerintah dan nilai tukar yuan relatif stabil.

Kepala Ekonom China di Macquarie Group Larry Hu menilai, meskipun target pertumbuhan tercapai, laju ekonomi China sepanjanh 2025 justru terus melemah dari kuartal ke kuartal. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan domestik masih rapuh.

“Kendati mencapai target pertumbuhan 5%, ekonomi China justru mencatatkan pertumbuhan tahunan yang semakin melemah dari kuartal ke kuartal sepanjang 2025. Ini menunjukkan permintaan domestik masih lemah,” kata Larry Hu, melansir Bloomberg, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, tantangan utama China bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan, melainkan keluar dari pola pertumbuhan dua kecepatan, dengan sektor tertentu tumbuh jauh lebih cepat dibanding sektor lainnya.

Konsumsi masyarakat dan investasi dunia usaha masih tertahan, seiring pasar tenaga kerja yang lemah dan harga properti yang terus menurun.

Di sisi lain, sektor manufaktur tetap menjadi penopang utama ekonomi, ditopang daya saing industri dan ketahanan eksportir di tengah meningkatnya hambatan perdagangan global. Sepanjang 2025, pertumbuhan output industri tercatat tetap berada di atas 5%.

Kepala NBS Kang Yi menyebutkan bahwa ekspor bersih menyumbang sekitar sepertiga dari pertumbuhan ekonomi China pada 2025. Kontribusi ini menjadi yang tertinggi sejak 1997, ketika porsi ekspor bersih mencapai 42% dari pertumbuhan ekonomi.

Pola pertumbuhan yang timpang ini diperkirakan masih berlanjut pada 2026. Meski pemerintah China menunjukkan komitmen yang lebih besar untuk mendukung konsumsi masyarakat, Beijing dinilai belum akan menggelontorkan stimulus besar-besaran karena masih harus mengelola risiko utang pemerintah daerah.

Bloomberg Economics menilai, data terbaru menunjukkan perlambatan tajam permintaan domestik pada akhir 2025, yang seharusnya menjadi perhatian lebih besar dibanding sekadar tercapainya target pertumbuhan tahunan. Produksi dinilai masih bertahan berkat ekspor yang relatif kuat, sementara konsumsi terus melambat dan investasi mengalami kontraksi yang lebih dalam.

“Produksi masih bertahan, kemungkinan mencerminkan ketahanan ekspor. Sebaliknya, pelemahan permintaan domestik terlihat jelas, dengan konsumsi yang terus melambat dan investasi yang mengalami kontraksi lebih dalam,” tulis Chang Shu dan Eric Zhu.

Ke depan, pembuat kebijakan China menghadapi tantangan besar untuk mewujudkan target menjadikan China sebagai negara dengan tingkat pembangunan menengah pada 2035.

Untuk mencapai tujuan tersebut, ekonomi China perlu tumbuh rata-rata 4,17% per tahun selama satu dekade ke depan.

Namun, kuartal I/2026 diperkirakan akan menjadi periode yang cukup berat, mengingat basis pertumbuhan yang tinggi pada awal 2025 akibat percepatan ekspor dan subsidi konsumsi.

#china-ekonomi #pertumbuhan-ekonomi-china #target-pertumbuhan-china #momentum-ekonomi-china #proteksionisme-global #produksi-industri-china #penjualan-ritel-china #investasi-china #ekonomi-china-2025 #n-a

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260119/620/1945161/momentum-ekonomi-china-melemah-meski-capai-target-pertumbuhan-5-pada-2025