Emiten Pelayaran ELPI Rancang Rights Issue 2,03 Miliar Saham Baru

Emiten Pelayaran ELPI Rancang Rights Issue 2,03 Miliar Saham Baru

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) berencana rights issue 2,03 miliar saham baru pada 2026 untuk memperkuat modal dan mendukung ekspansi.

(Bisnis.Com) 30/01/26 14:32 119849

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) menyiapkan aksi korporasi penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue dengan rencana penerbitan maksimal 2,03 miliar saham baru.

Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo mengungkapkan, perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.030.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Saham baru tersebut akan berasal dari saham portepel perseroan dan akan dicatatkan di BEI sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perseroan merencanakan pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan HMETD akan dilaksanakan segera setelah (i) diperolehnya persetujuan pemegang saham atas PMHMETD I dalam RUPSLB dan (ii) pernyataan pendaftaran dalam rangka PMHMETD I dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan,” kata Wawan di keterbukaan informasi, dikutip Jumat (31/1/2026).

Seiring rencana tersebut, ELPI akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026.

Manajemen menyampaikan bahwa jumlah saham yang akan diterbitkan dalam PMHMETD I masih bergantung pada kebutuhan dana perseroan serta harga pelaksanaan. Apabila terjadi perubahan atas jumlah maksimum saham yang akan diterbitkan, perseroan akan mengumumkannya bersamaan dengan pemanggilan RUPSLB.

Perseroan menargetkan pelaksanaan PMHMETD I dapat dilakukan pada 2026, setelah memperoleh persetujuan RUPSLB dan pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh OJK. Aksi korporasi tersebut akan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB.

Dana hasil penambahan modal, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk likuiditas umum, belanja modal, modal kerja, serta mendukung ekspansi, diversifikasi, dan investasi perseroan. Melalui PMHMETD I, ELPI berharap struktur permodalan menjadi lebih kuat dan mendukung kinerja operasional.

Adapun dari sisi pemegang saham, penerbitan saham baru melalui PMHMETD I berpotensi menyebabkan dilusi hingga maksimal 18% bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya. Hingga saat ini, tidak terdapat keberatan dari pihak manapun, termasuk kreditur ELPI, terkait rencana PMHMETD I.

Berikut rangkaian kegiatan penting RUPSLB ELPI:

KegiatanTanggal
Pemberitahuan Agenda RUPSLB ke OJK23 Januari 2026
Iklan Pengumuman RUPSLB30 Januari 2026
Daftar Pemegang Saham yang Berhak13 Februari 2026
Iklan Pemanggilan RUPSLB14 Februari 2026
Pelaksanaan RUPSLB9 Maret 2026
Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB11 Maret 2026
Penyampaian Risalah RUPSLB6 April 2026

Sementara itu, jika RUPSLB tidak menyetujui Right Issue, perseroan dapat mengajukan persetujuan kembali paling singkat 12 bulan setelah RUPSLB sebelumnya. Tempat dan waktu RUPSLB akan diinformasikan saat iklan pemanggilan RUPSLB.

#emiten-pelayaran #elpi-rights-issue #saham-baru-elpi #penambahan-modal-elpi #pmhmetd-i #saham-portepel-elpi #persetujuan-pemegang-saham #rupslb-elpi #ojk-persetujuan #likuiditas-umum-elpi #belanja-mod

https://market.bisnis.com/read/20260130/192/1948676/emiten-pelayaran-elpi-rancang-rights-issue-203-miliar-saham-baru