Kementerian ESDM tawarkan 110 blok migas pada 2026
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan 110 wilayah kerja (WK) atau blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2026, dalam rangka mencapai ...
(Antara) 06/02/26 17:13 128469
Angka tersebut lebih tinggi dari jumlah blok migas yang ditawarkan oleh Kementerian ESDM pada 2025, yakni sebanyak 75 blok
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan 110 wilayah kerja (WK) atau blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2026, dalam rangka mencapai target produksi 1 juta barel minyak bumi pada 2029.
“Jadi, tahun ini kami menawarkan 110 WK,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat.
Angka tersebut lebih tinggi dari jumlah blok migas yang ditawarkan oleh Kementerian ESDM pada 2025, yakni sebanyak 75 blok.
Penawaran blok migas tersebut Yuliot sampaikan dalam pertemuannya bersama Indonesia Petroleum Association (IPA).
Yuliot mengatakan anggota-anggota IPA menyatakan minat untuk turut meningkatkan eksplorasi dan meningkatkan produksi minyak di Indonesia.
Dalam pertemuan dengan IPA, Yuliot juga membahas mengenai apa saja yang industri migas butuhkan untuk turut mendukung peningkatan produksi minyak Indonesia, termasuk kendala apa saja yang dihadapi oleh anggota-anggota IPA.
“Tadi saya ketemu dengan Indonesia Petroleum Association, ini kan tahun 2029 target produksi sekitar 900 ribu–1 juta barel. Tadi beberapa isu kami bahas, dari industri kebutuhannya apa, kendalanya apa,” ucap Yuliot.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyampaikan penambahan blok migas yang dilelang, dari 75 blok pada 2025 menjadi 110 blok, memiliki nilai yang signifikan.
“Yang mungkin, penambahannya belum pernah terjadi,” ujar Laode.
Laode menyampaikan, dari berbagai blok migas yang sudah dilelang, semua blok mendapatkan perhatian dan penawaran dari calon investor.
“Jadi, artinya kita kecepatan menarik investasinya itu cukup tinggi,” kata Laode.
Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendukung kegiatan hulu migas di tanah air dengan melakukan pembenahan pengelolaan usaha migas.
Pembenahan yang telah dilakukan pemerintah antara lain seperti meningkatkan porsi bagi hasil untuk Kontraktor, pemberian 10 persen FTP (First Tranche Petroleum), pemberian nilai minimum Signature Bonus berdasarkan risiko, fleksibilitas dalam memilih skema kontrak baik secara Cost Recovery maupun Gross Split.
Kemudian 100 persen harga DMO, tidak ada kewajiban relinquishment dalam 3 tahun pertama komitmen, dan kemudahan dalam mengakses data melalui keanggotaan di Migas Data Repository.
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#lelang-blok-migas #kementerian-esdm #wk-migas
https://www.antaranews.com/berita/5400978/kementerian-esdm-tawarkan-110-blok-migas-pada-2026