KPK Sebut Emas Jadi Tren untuk Digunakan Suap, Gara-gara Harga Melonjak?
KPK ungkap emas jadi tren suap karena nilainya tinggi; kasus Bea Cukai contoh nyata.
(Bisnis.Com) 06/02/26 21:04 128716
Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan komoditas emas jadi tren untuk digunakan sebagai alat suap-menyuap.
Hal itu disampaikan oleh Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. Pasalnya sejumlah barang bukti yang diamankan oleh KPK di beberapa kasus berupa emas.
"Begitupun juga dengan emas, memang betul trennya seperti itu ya tentunya dengan beberapa kali kita mendapatkan barang bukti pada tertangkap tangan ini berupa emas," katanya saat konferensi pers, Kamis (5/2/2026).
Sebab, hal ini tidak lepas dari harga emas yang cenderung meningkat sehingga memiliki nilai tinggi jika dirupiahkan.
"Apalagi sekarang tren harga emas yang dalam beberapa bulan terakhir ini terus meninggi ya menanjak, gitu ya," ujar Asep.
Begitupun suap uang dalam bentuk mata uang asing karena saat dikonversikan ke rupiah nilainya lebih tinggi.
"Misalkan uang, mata uang tentunya akan dipilih mata uang-mata uang yang memiliki nilai tukar tinggi. Seperti itu, satu lembar misalkan mata uang asing itu berharga sekian puluh juta gitu ya," ucap Asep.
Salah satu kasus yang melibatkan komoditas emas adalah dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Bea dan Cukai.
Nilai sitaan mencapai Rp40,5 miliar, dengan rincian sebagai berikut:
1. Uang tunai dalam bentuk Rupiah sejumlah Rp1,89 miliar;
2. Uang tunai dalam bentuk Dollar Amerika Serikat sejumlah USD 3.900;
3. Uang tunai dalam bentuk Dollar Singapura sejumlah SGD 1,48 juta;
4. Uang tunai dalam bentuk Yen Jepang sejumlah JPY 550.000;
5. Logam mulia seberat 2,5 Kg atau setara Rp7,4 miliar;
6. Logam mulia seberat 2,8 Kg atau setara Rp8,3 miliar;
7. 1 jam tangan mewah senilai Rp138 juta.
#emas-suap #kpk-emas #tren-suap-emas #harga-emas-naik #suap-mata-uang-asing #suap-bea-cukai #barang-bukti-emas #nilai-tukar-tinggi #logam-mulia-suap #suap-importasi-barang #kpk-konferensi-pers #suap-ua