Menteri PU: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Anggaran Rp73,98 Triliun
Kementerian PU membutuhkan anggaran Rp73,98 triliun untuk pemulihan infrastruktur Sumatra 2025-2029.
(Bisnis.Com) 19/02/26 15:01 140868
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengaku membutuhkan anggaran penanganan infrastruktur pascabencana Sumatra mencapai Rp73,98 triliun untuk periode 2025 - 2029.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran penanganan bencana sebesar Rp73,98 triliun tersebut dialokasikan Rp4,87 triliun untuk fase tanggap darurat dan Rp69,10 triliun untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Berdasarkan hasil diskusi dengan Bappenas, kami menganggarkan anggaran Rp73,98 triliun untuk empat tahun," kata Dody dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026).
Dody merinci, alokasi paling besar dikucurkan untuk Provinsi Aceh mencapai Rp39,59 triliun, Sumatra Utara Rp17,35 triliun, dan Sumatra Barat Rp17,03 triliun.
Adapun saat ini, infrastruktur yang telah dilakukan penanganan di antaranya sektor layanan dasar, progres air baku dan air bersih telah mencapai 71%, dengan 153 dari 176 unit SPAM (87%) kembali fungsional.
Di sektor konektivitas, jalan dan jembatan nasional telah 100% berfungsi kembali. Sementara itu, jalan daerah telah mencapai progres 93% dan jembatan daerah 63%.
Untuk sektor sumber daya air, 25 dari 31 daerah irigasi terdampak saat ini dalam penanganan dengan progres 81%.
Sektor Cipta Karya seperti penanganan infrastruktur TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan IPLT (Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja) terdampak juga telah ditangani 100%, sedangkan pembangunan 1.301 unit rumah hunian telah mencapai progres rata-rata 64% dan ditargetkan selesai pada Februari 2026.
Pada sektor pengendalian banjir dan sedimen, Kementerian PU mempercepat pembangunan 108 struktur sabo works yang terdiri dari 98 sabo dam dan 10 sand pocket guna mengendalikan material dari hulu sungai dan melindungi kawasan hilir secara berkelanjutan.
“Ada sekitar 100 sabo dam yang akan kita bangun di Aceh dan Sumatra Utara. Memang belum waktunya, tapi kami takut kejadian ini akan kembali berulang, sehingga kita lakukan percepatan pembangunan sabo dam dengan model design and build. Mudah-mudahan dalam waktu 2–3 bulan, tepatnya ada 108 sabo dam di tiga provinsi bisa kita bangun dan selesaikan,” pungkasnya.
#pemulihan-infrastruktur #infrastruktur-sumatra #anggaran-infrastruktur #bencana-sumatra #rehabilitasi-rekonstruksi #provinsi-aceh #sumatra-utara #sumatra-barat #layanan-dasar #air-bersih #jalan-jembat