Prime Agri Resources (SGRO) Siapkan Rp205 Miliar untuk Lunasi Obligasi & Sukuk
PT Prime Agri Resources Tbk. (SGRO) telah menyiapkan dana Rp205,2 miliar untuk melunasi obligasi dan sukuk ijarah yang jatuh tempo pada 17 Maret 2026.
(Bisnis.Com) 24/02/26 13:26 145629
Bisnis.com, JAKARTA — PT Prime Agri Resources Tbk. (SGRO) menyatakan telah menyiapkan dana untuk melunasi obligasi dan sukuk ijarah yang akan jatuh tempo pada 17 Maret 2026 dengan total nilai Rp205,2 miliar.
Kesiapan dana tersebut mencakup pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap II Tahun 2021 Seri B sebesar Rp46,95 miliar serta pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap II Tahun 2021 Seri B sebesar Rp158,25 miliar.
Direktur SGRO Heri Harjanto menegaskan perseroan telah mengalokasikan dana untuk memenuhi kewajiban tersebut.
“Perusahaan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap II Tahun 2021 Seri B sebesar Rp46.950.000.000 dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap II 2021 Seri B sebesar Rp158.250.000.000 yang masing-masing akan jatuh tempo pada tanggal 17 Maret 2026,” ujar Heri dalam keterbukaan informasi, Selasa (24/2/2026).
Langkah tersebut dilakukan merujuk pada Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi. Dengan kesiapan dana itu, perseroan memastikan komitmennya dalam menjaga reputasi dan kredibilitas di pasar modal, sekaligus mempertahankan kepercayaan investor terhadap instrumen surat utang yang diterbitkan.
Pelunasan obligasi dan sukuk ini juga menjadi bagian dari strategi pengelolaan liabilitas perseroan di tengah perubahan struktur kepemilikan dan transformasi korporasi yang tengah berlangsung.
SGRO Ganti Nama Perusahaan & Rombak Komisaris
Sebelumnya, emiten perkebunan sawit dan CPO ini resmi berganti nama dari PT Sampoerna Agro Tbk menjadi PT Prime Agri Resources Tbk. setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 13 Januari 2026.
“Rapat menyetujui perubahan nama perseroan dari semula PT Sampoerna Agro Tbk. menjadi PT Prime Agri Resources Tbk.,” papar manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa (13/1/2026).
Perseroan juga menyiapkan alternatif nama apabila tidak mendapat persetujuan Kementerian Hukum dan HAM, yakni PT Prime Agro Resources Tbk. atau PT Premier Agri Resources Tbk.
Dalam RUPSLB tersebut, perseroan turut menyetujui pengunduran diri Eka Dharmajanto Kasih dari jabatan Komisaris Utama. Selanjutnya, Byoungsun Kong diangkat sebagai Komisaris Utama, sementara Raden Bagus Permana Agung Dradjattun dan Saud Usman Nasution tetap menjabat sebagai Komisaris Independen.
Perombakan manajemen dan perubahan nama dilakukan setelah perusahaan asal Korea Selatan, Posco International Corporation, resmi menjadi pemegang saham pengendali SGRO melalui anak usahanya, AGPA Pte. Ltd.
Pada 23 November 2026, Posco mengakuisisi 65,721% saham SGRO yang sebelumnya dimiliki Grup Sampoerna melalui Twinwood Family Holdings Limited dengan nilai transaksi Rp9,44 triliun atau Rp7.903 per saham untuk sekitar 1,19 miliar lembar saham.
Dalam pernyataannya, Posco menyebut akuisisi tersebut melengkapi rantai nilai bisnis minyak sawit perseroan, mulai dari pengembangan benih hingga produksi minyak sawit sebagai bahan baku biofuel. Perusahaan itu juga menambah basis perkebunan global menjadi sekitar 150.000 hektare, termasuk aset yang telah dimiliki di Papua, Indonesia.
Posco menilai bisnis kelapa sawit merupakan industri jangka panjang dengan imbal hasil tinggi, mengingat tanaman sawit dapat dipanen dalam tiga hingga empat tahun setelah tanam dan berproduksi selama lebih dari 20 tahun.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#prime-agri-resources #sgro-obligasi #sukuk-ijarah #pelunasan-obligasi #sampoerna-agro #perubahan-nama-perusahaan #komisaris-baru-sgro #posco-international #akuisisi-saham-sgro #bisnis-kelapa-sawit #pa