Amran Sebut Distributor Jadi Biangkerok Daging Sapi-Ayam Mahal

Amran Sebut Distributor Jadi Biangkerok Daging Sapi-Ayam Mahal

Kepala Bapanas sebut pada masa Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini, para distributor menaikan harga daging sapi.

(Kompas.com) 04/03/26 17:26 155080

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman, menyebut harga daging sapi dan ayam melambung tinggi dalam beberapa waktu terakhir karena dipermainkan distributor.

Amran mengatakan, middleman atau pelaku usaha di antara produsen dan pengecer menaikkan harga sumber protein tersebut.

“Kami beritahu tadi, yang menaikkan ternyata middleman,” kata Amran saat ditemui di di Kompleks Gudang Bulog Kanwil DKI & Banten, Jakarta Utara, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, pada masa Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini, para distributor menaikan harga daging sapi hingga Rp 22.000 sampai Rp 23.000 per kilogram dibanding hari biasa.

Sementara, harga daging ayam dinaikkan Rp 8.000 per kilogram dibanding hari normal.

Hal itu membuat harga daging sapi dan daging ayam di tingkat pengecer dijual di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) Konsumen.

Adapun Bapanas menetapkan, harga HAP daging sapi paha belakang Rp 140.000 per kilogram. Sementara, daging ayam ras Rp 40.000 per kilogram.

“Daging dia naikkan Rp 22.000-Rp 23.000 per kilo. Ayam dinaikkan Rp 8.000 untuk yang distributor besarnya,” tutur Amran.

Menteri Pertanian itu menegaskan, praktek tersebut tidak bisa dibenarkan. Sebab, produsen daging sapi maupun daging ayam tidak menaikkan harga jual dan mematuhi HAP Produsen.

Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah tegas mencabut izin usaha para distributor nakal tersebut.

“Segel, tutup. Aku yang tanggung jawab,” kata Amran.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, per 4 Maret, rata-rata nasional harga daging sapi paha belakang berada di Rp 135.293 per kilogram.

Sementara, rata-rata harga daging ayam ras Rp 40.192 per kilogram, berada tipis di atas HAP.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kementerian Dalam Negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan rata-rata nasional harga daging ayam ras Rp 41.013 per kilogram.

Data tersebut mengacu rata-rata harga pada pekan keempat (M4) bulan Februari.

BPS mencatat, harga daging ayam ras tertinggi mencapai Rp 100.000 per kilogram dan terendah Rp 25.000 per kilogram.

BPS juga melaporkan, kenaikan daging ayam ras terjadi di 58,06 persen daerah di Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#jakarta #bapanas #mentan-amran

https://money.kompas.com/read/2026/03/04/172620826/amran-sebut-distributor-jadi-biangkerok-daging-sapi-ayam-mahal