Mendag Awasi Pasokan Bahan Pokok hingga Lebaran, Wanti-Wanti Distributor

Mendag Awasi Pasokan Bahan Pokok hingga Lebaran, Wanti-Wanti Distributor

Mendag Budi Santoso awasi distribusi bahan pokok jelang Lebaran 2026, koordinasi dengan Pemda dan distributor untuk stabilkan harga. SP2KP pantau harga real-time.

(Bisnis.Com) 05/03/26 08:41 155630

Bisnis.com, MAKASSAR - Kementerian Perdagangan bakal memperketat pengawasan distribusi dan harga barang kebutuhan pokok menjelang periode puncak permintaan H-7 Idulfitri 2026.

Langkah tersebut dilakukan guna meredam lonjakan harga yang kerap terjadi akibat ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemerintah daerah di Indonesia serta para distributor dan pemasok utama untuk mengamankan rantai pasok dari hulu hingga ke pasar ritel.

Beberapa komoditas yang bakal menjadi fokus pengawasan ketat karena memiliki volatilitas tinggi selama Ramadan dan menjelang Lebaran antara lain daging sapi, daging ayam ras, telur ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, gula pasir, hingga minyak goreng.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan distributor. Kemarin sudah rakor dengan Pemda se-Indonesia dan juga para distributor. Jadi kita terus pantau," kata Budi saat mengunjungi ritel modern Baji Pamai Makassar, Rabu (4/3/2026).

Dalam menjaga stabilitas harga, Kementerian Perdagangan mengandalkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Platform ini dikatakannya melakukan pembaruan data secara real-time setiap hari untuk memetakan fluktuasi harga di berbagai wilayah.

Menurut Budi, jika sistem mendeteksi adanya anomali harga di daerah tertentu, pemerintah akan langsung melakukan intervensi distribusi dan langsung melakukan koordinasi dengan distributor.

"SP2KP itu setiap hari di-update. Jadi kita tahu perkembangan harga, sehingga kita cepat antisipasi. Kalau ada daerah tertentu yang harganya naik, kita langsung koordinasi dengan pemasok agar stabil. Ada Satgas Pangan juga yang ikut mengawasi," ucapnya.

Sementara itu dalam kunjungannya ke Makassar, Budi melakukan peninjauan langsung ke Pasar Terong dan Supermarket Baji Pamai Makassar.

Berdasarkan hasil pantauan, mayoritas komoditas pangan dibanderol di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Harga beberapa komoditas strategis menunjukkan tren yang sangat positif. Telur ayam ras terpantau di angka Rp30.000 per kilogram, sementara daging ayam ras dijual seharga Rp38.000 per kilogram.

"Harga-harga terkendali dengan bagus, bahkan rata-rata di bawah HET. Misalnya daging ayam itu Rp38.000, padahal HET-nya Rp41.000. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih yang rata-rata di kisaran Rp35.000," ujar Budi.

Dia pun mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying karena jalur distribusi dan stok nasional dipastikan aman hingga Lebaran tiba.

#pengawasan-bahan-pokok #harga-bahan-pokok #distribusi-bahan-pokok #mendag-budi-santoso #harga-daging-ayam #harga-telur-ayam #harga-cabai #harga-bawang-merah #harga-bawang-putih #harga-gula-pasir #harg

https://sulawesi.bisnis.com/read/20260305/540/1957914/mendag-awasi-pasokan-bahan-pokok-hingga-lebaran-wanti-wanti-distributor