Kementan Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektar Lahan
Bantuan benih jagung gratis Kementan digelontorkan untuk menggenjot kenaikan produksi jagung nasional dan mewujudkan swasembada jagung.
(Kompas.com) 09/03/26 11:08 158867
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono alias Mas Dar, menyatakan pemerintah telah menyiapkan benih jagung gratis untuk 1 juta hektar lahan.
Mas Dar mengatakan, bantuan itu digelontorkan untuk menggenjot kenaikan produksi jagung nasional dan mewujudkan swasembada jagung.
Informasi itu Mas Dar sampaikan dalam penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026).
“Kementerian Pertanian menyiapkan benih jagung gratis untuk 1 juta hektar lahan dari total sekitar 2,5 juta hektar lahan jagung nasional,” kata Mas Dar dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, dalam pertanian terdapat empat aspek yang harus menjadi perhatian utama yakni, benih, suplai air, pupuk, dan harga pasca panen.
Untuk memastikan semua aspek tersebut terpenuhi, Kementan mencanangkan sejumlah langkah strategis.
Di antaranya penyediaan benih jagung gratis untuk petani seluas 1 juta hektar, nyaris setengah total luasan lahan tanam.
“Dalam pertanian ada empat hal yang menjadi pokok penting, yaitu benih, air atau irigasi, pupuk, dan setelah panen harganya harus dibeli dengan harga yang baik,” ujar Mas Dar.
Di luar bantuan benih, sepanjang 2025 lalu pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran Rp 12 triliun untuk memperbaiki jaringan irigasi primair, sekunder, dan tersier.
Program tersebut akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.
Kemudian, pemerintah juga telah memangkas regulasi distribusi pupuk bersubsidi sehingga lebih mudah dan cepat didapatkan petani.
“Bahkan diberikan tambahan pengurangan harga sekitar 20 persen,” tutur Mas Dar.
Sementara, harga jual gabah dari petani juga dijamin sehingga mereka tetap meraup keuntungan.
“Pemerintah telah menetapkan harga pembelian panen, yaitu Rp6.500 per kilogram untuk padi dan Rp5.500 per kilogram untuk jagung,” ujar Mas Dar.
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyebut penanaman jagung serentak menjadi upaya mewujudkan swasembada pangan di tengah gejolak geopolitik.
Sigit mengatakan, program penanaman jagung serentak diperluas guna meningkatkan volume produksi.
“Kita telah menanam lebih dari 600 ribu hektare dengan potensi produksi sekitar 3,9 hingga 4 juta ton. Ke depan, targetnya adalah mencapai penanaman hingga 1 juta hektare bahkan lebih,” jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang