Proyek Tambak Udang Rp 7,2 Triliun di NTT Dikebut, Sebagian Mulai Beroperasi Tahun Depan
KKP targetkan tambak udang Rp 7,2 triliun di Sumba rampung dua tahun. Sebagian kawasan mulai beroperasi lebih awal tahun depan.
(Kompas.com) 01/04/26 15:41 178950
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan tambak udang terintegrasi di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, rampung dalam dua tahun.
Sebagian kawasan ditargetkan mulai beroperasi lebih awal.
Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Tb. Haeru Rahayu menyebut percepatan dilakukan melalui koordinasi dengan konsorsium pelaksana.
“Kita harapkan dalam dua tahun ini bisa kita tuntaskan, dan di tahun depan Insya Allah sudah ada yang bisa kita operasionalkan,” kata Haeru di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Ia mengatakan proses percepatan masih dibahas bersama konsorsium yang telah mendapat mandat pembangunan.
“Kita ingin lakukan percepatan-percepatan. Ini yang sedang kami konsultasikan, kami diskusikan dengan kawan-kawan konsorsium yang memang sudah diberikan mandat untuk melakukan pembangunan ini,” katanya.
KKP juga menyiapkan langkah pengawasan teknis. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai rencana.
“Setelah agenda ini, kami akan menggelar rapat dengan tim konsorsium untuk memastikan proses pelaksanaan di lapangan, termasuk desain dan aspek teknis lainnya tetap terkawal dengan baik,” ujar Haeru.
Proyek ini dirancang sebagai model budidaya udang terintegrasi. Sistem mencakup seluruh rantai produksi hingga pengelolaan limbah.
Kawasan ini menggunakan pendekatan ramah lingkungan. Proses meliputi pengambilan air, pengolahan di tandon, kegiatan budidaya, hingga instalasi pengolahan air limbah.
Proyek dibangun di atas lahan 2.150 hektare. Nilai investasi mencapai Rp 7,2 triliun.
Anggaran tersebut mencakup kebutuhan manajemen konstruksi dan konstruksi utama sekitar Rp 7,1 triliun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang