Kadin dorong pengusaha lebih adaptif sikapi dinamika global

Kadin dorong pengusaha lebih adaptif sikapi dinamika global

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pelaku usaha di Tanah Air untuk lebih adaptif dalam merespons dinamika global yang semakin tidak ...

(Antara) 10/04/26 19:38 188058

Kita selalu akan menghadapi gejolak-gejolak yang makin hari makin lebih sering. Ini sudah menjadi suatu hal yang the .,new normal ya, normal yang baru ya.

Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pelaku usaha di Tanah Air untuk lebih adaptif dalam merespons dinamika global yang semakin tidak menentu.

Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James T Riady dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menegaskan bahwa gejolak global kini menjadi fenomena yang kian sering terjadi dan harus dihadapi dengan kesiapan yang matang.

“Kita selalu akan menghadapi gejolak-gejolak yang makin hari makin lebih sering. Ini sudah menjadi suatu hal yang the new normal ya, normal yang baru ya. Jadi kita harus belajar bagaimana pintar untuk merespons dan pintar untuk menyesuaikan diri dengan situasi global yang ada,” katanya.

Meski menghadapi tantangan jangka pendek, James menilai prospek ekonomi Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang tetap kuat.

Ini menurutnya, didukung oleh pergeseran pusat ekonomi global ke kawasan Pasifik yang mencakup Amerika Serikat, China, dan Indonesia.

“Di mana di Pasifik ini berarti Amerika Serikat, China dan juga Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, posisi geografis Indonesia menjadi keunggulan strategis dalam perdagangan internasional karena berada di jalur utama arus perdagangan dunia.

“Dan Indonesia memiliki strategi geografik yang luar biasa. Bentangan itu dari Barat sampai Timur itu kan naik pesawat itu 7 jam ya. Jadi perdagangan internasional banyak yang harus melalui Indonesia,” jelasnya.

Dalam menghadapi ketidakpastian global, James menilai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi sudah berada pada jalur yang tepat. Namun demikian, pelaku usaha tetap dituntut untuk meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan yang cepat.

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan global seperti inflasi dan kenaikan suku bunga menjadi tantangan yang sulit dihindari.

Oleh karena itu, Kadin mendorong dunia usaha agar mulai mengoptimalkan sektor yang relatif tahan terhadap gejolak global, terutama pasar domestik sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi.

“Dan karena itulah harus mencari peluang-peluang yang anti-inflasi, yang anti-siklikal berarti ya pasar domestik. Jadi pasar domestik itu harus dikembangkan, konsumsi domestik itu harus dikembangkan,” jelasnya.

James menilai, berbagai program pemerintah yang berfokus pada penguatan konsumsi domestik merupakan langkah strategis dalam menjaga daya tahan ekonomi nasional.

“Dan beberapa inisiatif Presiden itu sangat-sangat penting. Program MBG (Makan Bergizi Gratis) umpamanya itu kan sangat penting karena adalah domestic consumption. Perumahan umpamanya itu juga sangat-sangat penting sekali kan. Pariwisata ini juga dalam negeri semua. Jadi ini beberapa inisiatif dari pemerintah dan saya kira yang sangat-sangat bagus,” pungkasnya.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

#pemajuan-industri #ekonomi-domestik #penguatan-ekonomi #kadin-indonesia

https://www.antaranews.com/berita/5521265/kadin-dorong-pengusaha-lebih-adaptif-sikapi-dinamika-global