Minyakita Tembus Rp40.000 di Papua, Mentan Dorong BUMN Ambil Alih DMO

Minyakita Tembus Rp40.000 di Papua, Mentan Dorong BUMN Ambil Alih DMO

Mentan Andi Amran Sulaiman mendorong BUMN ambil alih DMO Minyakita untuk kontrol distribusi.

(Bisnis.Com) 13/04/26 15:22 189721

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) buka suara ihwa lonjakan harga minyak goreng rakyat, khususnya Minyakita, di kawasan Indonesia timur.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, kebijakan domestic market obligation (DMO) Minyakita ke depan berpotensi digarap oleh BUMN agar distribusi lebih terkontrol.

“Nanti kami koordinasi dengan menteri perdagangan. Harusnya DMO itu nanti ke depan digarap oleh BUMN,” kata Amran saat ditemui di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Kendati demikian, Amran memastikan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dalam kategori aman.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat harga minyak goreng melonjak signifikan di kawasan Indonesia timur per 10 April 2026. Di Papua Pegunungan, harga Minyakita dan minyak goreng kemasan premium masing-masing mencapai Rp40.000 per liter dan Rp40.250 per liter.

Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kemendag Nawandaru Dwi Putra mengakui adanya tantangan distribusi Minyakita di wilayah timur. Dia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, serta produsen agar pasokan tetap terjaga.

Nawandaru menyebut, kawasan timur membutuhkan pendekatan khusus, termasuk komitmen produsen untuk memastikan pasokan yang konsisten ke kantor wilayah atau pimpinan wilayah Bulog setempat.

Selain faktor distribusi, kenaikan harga bahan baku plastik juga disebut menjadi salah satu pemicu tekanan harga minyak goreng secara keseluruhan.

“Saat ini, kita masih mengalami adanya isu kenaikan harga bahan baku plastik dan ini juga salah satunya dapat berdampak pada komoditas minyak goreng secara keseluruhan,” kata Nawandaru dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di YouTube Kemendagri, Senin (13/4/2026).

Dalam 1 bulan terakhir, minyak goreng premium mengalami tren kenaikan cukup signifikan. Namun demikian, keberadaan Minyakita diharapkan tetap menjadi penyangga harga agar masyarakat dapat mengakses minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Secara nasional, harga Minyakita masih relatif terkendali berkat dukungan distribusi dari Perum Bulog dan jaringan BUMN pangan ID Food yang membantu pemerintah daerah menjaga pasokan di pasar rakyat.

Berdasarkan data Kemendag, realisasi DMO minyak goreng rakyat pada periode 1–10 April 2026 tercatat sebesar 24.986 ton. Angka ini turun 46,37% secara bulanan (month-to-month). Namun, masih naik 41,17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year).

Adapun, realisasi DMO sepanjang Maret 2026 baru memenuhi 49,52% dari total kebutuhan nasional. Secara kumulatif, sejak 26 Desember 2025 hingga 10 April 2026, total realisasi DMO mencapai 428.608 ton.

Dari jumlah tersebut, distribusi melalui BUMN mencapai 211.960 ton atau 49,45%, sementara non-BUMN sebesar 216.648 ton atau 50,55%. Penyaluran lewat BUMN didominasi oleh Bulog sebesar 169.359 ton (39,51%) dan ID Food sebesar 42.601 ton (9,94%).

#minyakita #harga-minyakita #dmo #mentan #kementan

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260413/12/1966190/minyakita-tembus-rp40000-di-papua-mentan-dorong-bumn-ambil-alih-dmo