11 Ribu Data Penerima Bansos Dicoret, Ini Cara Cek Update Penerimanya

11 Ribu Data Penerima Bansos Dicoret, Ini Cara Cek Update Penerimanya

Sebanyak 11.014 penerima bansos dicoret dari data 2026 karena tidak memenuhi syarat ekonomi. Pemutakhiran ini bertujuan agar penyaluran lebih tepat sasaran.

(Bisnis.Com) 14/04/26 14:23 190871

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah terus melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial (bansos) guna memastikan penyaluran tepat sasaran. Terbaru, ditemukan sebanyak 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang dinilai tidak lagi layak menerima bansos dalam pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026.

Temuan ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, usai pertemuan di kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Senin.

Menurutnya, ribuan KPM tersebut masuk dalam kategori inclusion error, yaitu penerima bansos yang berada pada kelompok ekonomi di luar sasaran utama. Mereka tercatat berada pada desil 5 ke atas, sehingga secara ekonomi dianggap sudah tidak memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Meski jumlahnya hanya sekitar 0,06 persen dari total 18,15 juta penerima bansos pada triwulan pertama 2026, langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akurasi data. Dengan demikian, bantuan diharapkan bisa lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Pemutakhiran DTSEN versi terbaru juga menunjukkan adanya perubahan jumlah data penduduk. Pada tingkat keluarga, jumlahnya meningkat dari 95,0 juta menjadi 95,3 juta keluarga. Sementara itu, pada tingkat individu terjadi kenaikan dari 289,0 juta menjadi 289,3 juta jiwa.

Perubahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pembaruan data kematian melalui sistem administrasi kependudukan, temuan lapangan, hingga penambahan data kelahiran dan reaktivasi nomor induk kependudukan. Seluruh hasil pemutakhiran ini kemudian menjadi dasar bagi penyaluran bansos tahap selanjutnya sepanjang tahun 2026.

Daftar Bansos yang Cair April 2026

Sejumlah program bantuan sosial tetap berjalan pada April 2026, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat dan memenuhi kebutuhan pokok.

Program Keluarga Harapan (PKH) masih menjadi salah satu andalan pemerintah dengan menyasar sekitar 10 juta keluarga penerima manfaat. Program ini memiliki total anggaran mencapai Rp28,7 triliun dan diberikan kepada keluarga yang memenuhi kriteria tertentu, seperti memiliki ibu hamil, anak sekolah, atau lansia.

Selain itu, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako juga kembali disalurkan. Program ini menyasar sekitar 18,3 juta keluarga penerima manfaat dengan nilai bantuan Rp200.000 per bulan. Karena pencairannya dilakukan setiap tiga bulan, penerima dapat memperoleh total Rp600.000 sekaligus. Bantuan ini diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan pemerintah.

Di luar bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Penyaluran ini melibatkan Perum Bulog sebagai penyedia stok pangan nasional, sekaligus untuk menjaga stabilitas harga di pasar.

Untuk sektor pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) tetap diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini disalurkan satu kali dalam setahun dengan nominal yang berbeda, mulai dari Rp450.000 untuk jenjang sekolah dasar hingga Rp1,8 juta untuk siswa SMA atau SMK.

Cara Cek Penerima Bansos 2026

Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerimaan bansos secara mandiri melalui dua cara berikut:

Cek bansos melalui situs resmi:

  • Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan data wilayah sesuai KTP
  • Ketik nama lengkap sesuai KTP
  • Isi kode captcha
  • Klik “Cari Data” untuk melihat hasil

Cek bansos melalui aplikasi:

  • Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
  • Daftar akun dan lengkapi data diri
  • Unggah foto KTP dan swafoto
  • Login dan buka menu profil
  • Informasi bansos akan ditampilkan

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi dari sumber resmi terkait penyaluran bansos. Dengan adanya pemutakhiran data seperti DTSEN 2026, diharapkan bantuan sosial dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

#bansos-2026 #penerima-bansos #data-bansos #inclusion-error #penyaluran-bansos #pkh-2026 #bpnt-2026 #cek-bansos #dtsen-2026 #bantuan-sosial #program-keluarga-harapan #kartu-sembako #bantuan-pangan #pro

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260414/9/1966399/11-ribu-data-penerima-bansos-dicoret-ini-cara-cek-update-penerimanya