Apa Itu KUR Perumahan? Ini Pengertian, Syarat, dan Cara Mendapatkannya

Apa Itu KUR Perumahan? Ini Pengertian, Syarat, dan Cara Mendapatkannya

Apa itu KUR perumahan? Simak pengertian, syarat, dan cara mendapatkannya, lengkap dengan bunga, limit kredit, dan ketentuannya.

(Kompas.com) 16/04/26 09:18 192927

KOMPAS.com - Pemerintah terus memperluas akses pembiayaan rumah, salah satunya melalui Kredit Program Perumahan (KPP) atau yang mulai dikenal sebagai KUR perumahan.

Program yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ini ditujukan untuk membantu masyarakat dan pelaku UMKM dalam membangun maupun merenovasi rumah, sekaligus mendorong percepatan Program 3 Juta Rumah.

Berbagai kemudahan pun ditawarkan, mulai dari perluasan target penerima hingga persyaratan yang lebih fleksibel.

Lantas, apa itu KUR perumahan dan apa saja syaratnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu KUR Perumahan (KPP)?

Kredit Program Perumahan atau KUR perumahan merupakan kredit investasi dan/atau kredit modal kerja yang diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), baik individu/perseorangan maupun badan usaha, untuk mendukung program prioritas di sektor perumahan.

Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel, menegaskan bahwa KPP memiliki dasar hukum yang jelas mengacu Peraturan Menteri Perekonomian (Permenko) Nomor 13 Tahun 2025 dan Permen PKP Nomor 13 Tahun 2025.

"KPP merupakan kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau kredit/pembiayaan investasi yang diberikan kepada usaha mikro, kecil dan menengah berupa individu/perorangan atau badan usaha dalam rangka mendukung pencapaian program prioritas di bidang perumahan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Didyk Choiroel dikutip dari laman resmi KPP, Selasa (21/10/2025).

Artinya, KPP tidak hanya menyasar individu, tetapi juga pelaku usaha yang bergerak di sektor perumahan.

canva.com Ilustrasi uang, KUR Perumahan. Apa itu KUR Perumahan.

Siapa yang bisa mendapatkan KUR Perumahan?

Program ini menyasar dua sisi sekaligus, yakni penyedia dan pengguna.

Dari sisi penyedia, KPP bisa dimanfaatkan oleh:

  • Pengembang perumahan
  • Kontraktor atau jasa konstruksi
  • Pedagang bahan bangunan

Sementara dari sisi permintaan, pembiayaan ini dapat digunakan oleh individu untuk:

  • Membeli rumah
  • Membangun rumah
  • Merenovasi tempat tinggal yang mendukung usaha

"Dana KPP juga bisa dimanfaatkan dari sisi penyediaan misalnya untuk penyediaan tanah, pembelian bahan bangunan dan atau pengadaan barang dan jasa guna pembangunan rumah atau perumahan dan sisi permintaan misalnya pembelian rumah, pembangunan rumah, renovasi guna mendukung kegiatan usaha," jelas Didyk.

Syarat mendapatkan KUR Perumahan

Untuk mengakses KPP, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, baik oleh individu maupun badan usaha. Berikut syarat utamanya:

  • WNI atau badan hukum Indonesia
  • Memiliki usaha produktif dan layak
  • Memiliki NPWP
  • Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
  • Tidak memiliki catatan negatif (lolos SLIK/LPIP)

Selain itu, terdapat syarat tambahan:

  • Tidak sedang menerima KUR lain
  • Tidak menerima kredit pemerintah dari program lain secara bersamaan
  • Dapat memiliki kredit komersial dengan status lancar
  • Wajib menyediakan agunan berupa objek yang dibiayai
  • Dapat diminta jaminan tambahan sesuai kebijakan penyalur
canva.com Ilustrasi uang, KUR Perumahan. Syarat KUR Perumahan.

Kriteria UMKM penerima KUR Perumahan

Penentuan penerima KPP juga didasarkan pada skala usaha.

Berdasarkan modal usaha:

  • Usaha mikro: hingga Rp 1 miliar
  • Usaha kecil: Rp 1 miliar – Rp 5 miliar
  • Usaha menengah: Rp 5 miliar – Rp 10 miliar

Berdasarkan omzet tahunan:

  • Usaha mikro: hingga Rp 2 miliar
  • Usaha kecil: Rp 2 miliar – Rp 15 miliar
  • Usaha menengah: Rp 15 miliar – Rp 50 miliar

Dalam implementasinya, Kementerian PKP bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti PT Sarana Multigriya Finansial dan PT Permodalan Nasional Madani.

Selain itu, program ini juga melibatkan Asosiasi Pengembang Perumahan Himperra serta bank penyalur KPP seperti Bank Jatim, BNI, BSI, BTN, Mandiri, dan lainnya.

Kolaborasi tersebut bertujuan mendorong pembiayaan mikro perumahan, khususnya bagi masyarakat prasejahtera agar terhindar dari pinjaman ilegal atau rentenir.

Bunga, limit kredit, dan jangka waktu

Mengacu pada informasi dari Bank Mandiri, suku bunga KPP atau KUR perumahan ditetapkan sebesar 6 persen efektif per tahun atau disesuaikan dengan skema flat/anuitas yang setara.

Limit kredit yang tersedia berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 500 juta, dengan total akumulasi pencairan maksimal Rp 500 juta dalam satu kali akad.

Adapun jangka waktu pinjaman maksimal 5 tahun dengan masa tenggang (grace period). Namun, tenor bisa lebih panjang sesuai kesepakatan antara bank penyalur dan debitur.

Untuk informasi selengkapnya mengenai KUR Perumahan, Anda bisa menghubungi pihak bank yang menyediakan pinjaman ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#kur #kur-perumahan #bunga-kur-perumahan #kur-perumahan-adalah #kredit-program-perumahan #syarat-kur-perumahan

https://money.kompas.com/read/2026/04/16/091844526/apa-itu-kur-perumahan-ini-pengertian-syarat-dan-cara-mendapatkannya