Jurus BEI Rayu MSCI, Ancaman Downgrade Mereda
BEI aktif berkomunikasi dengan MSCI untuk mencegah downgrade, dengan fokus pada reformasi transparansi pasar modal.
(Bisnis.Com) 22/04/26 20:09 199686
Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan komunikasi dengan MSCI terkait evaluasi pasar modal Indonesia berlangsung konstruktif di tengah perhatian investor terhadap risiko penurunan klasifikasi (downgrade).
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan MSCI telah mengakui berbagai reformasi transparansi pasar modal Indonesia, yang dilakukan oleh otoritas dan self-regulatory organization (SRO).
“Pembicaraan dengan MSCI berjalan konstruktif dan positif. MSCI juga sudah mengakui seluruh reformasi transparansi pasar yang dilakukan oleh OJK, BEI, dan KSEI, sebagaimana disampaikan dalam pengumuman MSCI pada 21 April 2026,” ujarnya, Rabu (22/4/2026)
Menurut Nyoman, dalam diskusi terakhir, fokus pembahasan tertuju pada implementasi reformasi yang telah dijalankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Di sisi lain, MSCI saat ini masih melakukan penilaian atas reformasi tersebut, sekaligus menghimpun masukan dari klien dan pelaku pasar global terhadap perubahan yang dilakukan di pasar modal Indonesia.
Nyoman menambahkan BEI akan terus menjalin komunikasi aktif dengan MSCI guna menjawab berbagai perhatian yang masih ada. Selain itu, BEI juga menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat kepercayaan investor.
“BEI akan terus melakukan edukasi kepada publik dan pelaku pasar terkait reformasi transparansi pasar, serta menyediakan hotdesk khusus agar komunikasi dapat berjalan lebih intens dan akomodatif,” jelasnya.
Sebagai bagian dari implementasi reformasi, BEI juga mulai menerapkan kebijakan baru pada indeks unggulan, yakni tidak memasukkan saham yang berada dalam kategori saham terkonsentrasi atau High Shareholding Concentration (HSC) HSC ke dalam konstituen indeks seperti IDX30, LQ45, dan IDX80.
Menurut Nyoman kebijakan ini bertujuan memastikan indeks unggulan tetap investable dan relevan sebagai acuan investor.
Di tengah dinamika tersebut, BEI menilai respons pasar terhadap reformasi cenderung positif. Hal ini tercermin dari pergerakan IHSG yang menguat sejak pengumuman reformasi pada awal April 2026.
“Sejak pengumuman reformasi pada 2 April 2026, IHSG telah meningkat sekitar 8% dari 7.026 ke 7.559. Ini menunjukkan investor menyambut baik langkah reformasi yang dilakukan,” katanya.
Ke depan, BEI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dalam pengembangan pasar serta meningkatkan perlindungan investor. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat likuiditas, menjaga kepercayaan investor, serta memastikan perdagangan berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.
#bei #msci #pasar-modal-indonesia #reformasi-transparansi #ojk #ksei #investor #komunikasi-aktif #indeks-unggulan #ihsg #high-shareholding-concentration #idx30 #lq45 #idx80 #perlindungan-investor #liku
https://market.bisnis.com/read/20260422/7/1968608/jurus-bei-rayu-msci-ancaman-downgrade-mereda