Amran Umumkan Stok Beras Bulog Capai 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman umumkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai rekor 5 juta ton. Stok ini dipastikan aman hingga 11 bulan ke depan.
(Kompas.com) 23/04/26 10:36 200157
KARAWANG, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengumumkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Gudang PT Perum Bulog sudah mencapai 5.000.198 atau 5 juta ton.
Amran mengatakan, data tersebut mengacu pada data Bulog per pukul 08.55 WIB hari ini, Kamis (23/4/2026).
Pernyataan itu Amran sampaikan saat mengecek langsung Gudang Bulog bersama para pengamat dan awak media di JDP Karawang1 LogisticPark.
“Hari ini kita umumkan beras 5.000.198 ton. Itu berkat kerja keras kita semua,” kata Amran di Karawang, Jawa Barat, Kamis.
Amran mengatakan, begitu melimpahnya stok beras pemerintah Bulog sampai harus menyewa gudang dari pihak swasta dengan kapasitas 2 juta ton.
Adapun kapasitas gudang Bulog di seluruh Indonesia mampu menampung 3 juta ton beras.
“Kita sudah sewa lagi kurang lebih 1.000.000 ton kapasitasnya,” ujar Amran.
Khusus di JDP Karawang1 LogisticPark, gudang yang disewa Bulog memiliki kapasitas 102.000 ton dan sudah terisi 80.000 ton.
Beras-beras di gudang tersebut berasal dari lahan pertanian di kawasan Karawang.
Amran menegaskan, pihaknya tidak bermain-main mengumumkan stok CBP mencapai 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Sebab, jika terdapat manipulasi data dan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bisa berisiko pidana.
“Tidak mungkin berani Dirut Bulog, Direksi Bulog mengatakan 5 juta ton kalau isinya 4 juta ton. Kenapa? Itu konsekuensinya hukum. Nilainya 5 juta ton itu kurang lebih Rp 55 sampai Rp 60 triliun,” ucap Amran.
Di luar stok CBP yang banyak, pemerintah juga mencatat stok beras di Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) termasuk rumah tangga mencapai 12,5 juta ton.
Sementara, beras yang tinggal simpanan dan masih di lahan (standing crop) mencapai 11 juta ton.
Stok beras itu diperkirakan bisa mencukupi kebutuhan konsumsi dalam negeri hingga 11 bulan ke depan.
Stok beras dinilai aman dan bisa melewati kemarau ekstrem yang disebut sebagai El Nino Godzilla.
“Total kalau tidak salah ini 28 juta ton. Itu setara 11 bulan. Sedangkan kekeringan itu 6 bulan. Artinya aman,” tutur Amran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#cadangan-beras-pemerintah #stok-beras-nasional #gudang-bulog #menteri-pertanian-amran