Prabowo: Uang Negara Digelontorkan untuk Rakyat Lewat MBG dan Kopdes
Prabowo tegaskan program seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih gelontorkan uang negara untuk rakyat, dorong ekonomi lokal, serap tenaga kerja.
(Kompas.com) 29/04/26 19:36 206856
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto, menyebut berbagai program pemerintah dicanangkan guna menggelontorkan uang negara untuk rakyat.
Sejumlah program itu antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, perumahan rakyat, dan lainnya.
“Apa yang salah? Apa yang salah kalau Presiden Republik Indonesia dan pemerintah yang dia pimpin ingin menggelontor uang kepada rakyatnya sendiri? Yang salah apa?” ujar Prabowo di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG).Prabowo mengatakan, program itu menjadi instrumen pemerintah untuk mengendalikan arus perputaran uang agar tidak lari ke luar negeri.
Menurutnya, uang tersebut pasti akan dikorupsi jika tidak digunakan untuk program yang justru manfaatnya berputar di akar rumput.
“Salahnya apa? Saya merasa saya berada di jalan yang benar, kita berada di jalan yang benar, kita berada di pihak rakyat Indonesia,” tutur Prabowo.
Sebagai kepala pemerintahan, Prabowo menegaskan dirinya akan terus berpihak kepada masyarakat dan bangsa Indonesia.
Ia menyebut, program seperti MBG dan Kopdes Merah Putih mendorong perekonomian di masyarakat.
Setiap dapur MBG atau Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) misalnya, mempekerjakan 50 orang.
Saat ini, jumlah SPPG di seluruh tanah air sudah tembus 26.000 unit.
Ketika jumlah SPPG mencapai 30.000 unit, maka jumlah tenaga kerja yang diserap mencapai 1,5 juta orang.
KOMPAS.COM/FARIDA Koperasi Desa Merah Putih Sukasari, salah satu yang jadi percontohan di Karawang, Jawa Barat, Kamis (16/10/2025).Sementara, 81.000 Kopdes Merah Putih yang dibangun secara bertahap setiap unitnya akan mempekerjakan 18 pegawai.
“Satu koperasi mempekerjakan 18 orang. 80.000 kali 18 Anda hitung sendiri, 1 juta sekian juga lebih,” ujar Prabowo.
Di sisi lain, baik MBG maupun Kopdes Merah Putih juga dicanangkan sebagai off taker atau pihak yang membeli produk pertanian.
Sejumlah SPPG diketahui membeli bahan baku menu masakan dari petani atau pedagang.
Operasional MBG membuat permintaan terhadap produk pertanian sehingga jerih payah petani laku terjual.
“Panennya tidak diserap. Tengkulak datang banting harga. Tidak mungkin rakyat kita sejahtera sekarang kita ubah. Hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar off-take,” kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#ekonomi-rakyat #petani-dan-nelayan #koperasi-desa-merah-putih #makan-bergizi-gratis