Bali Perketat Pengawasan Money Changer Ilegal
Bali perketat pengawasan money changer ilegal untuk menjaga citra pariwisata. Sinergi pemerintah dan BI diperlukan untuk industri KUPVA BB yang sehat dan aman.
(Bisnis.Com) 03/05/26 12:00 209496
Bisnis.com, DENPASAR — Pemerintah bakal memperketat Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau money changer yang tidak berizin karena dinilai merusak citra pariwisata Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan praktek money changer ilegal dan kerap berbuat curang saat penukaran merusak citra pariwisata Bali.
"Jangan sampai Bali yang sudah memiliki modal budaya yang kuat menjadi rusak karena praktik usaha yang ilegal, sehingga mencoreng pariwisata Bali di mata dunia” jelas Koster, Minggu (3/5/2026).
Menurut Koster dengan anugerah kekayaan dan keunikan budaya yang menyatu dengan kehidupan spiritual masyarakat, Bali telah menjadi daya tarik dunia yang perlu dikelola secara berkelanjutan melalui diversifikasi ekonomi. Bali memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional dengan menyumbangkan 55% dari devisa pariwisata nasional.
Meski demikian, penguatan sektor ekonomi kreatif dan digital perlu terus didorong untuk pengembangan ekonomi ke depan, agar ekonomi Bali tidak terlalu bergantung pada sektor pariwisata.
Menurut Koster penguatan industri KUPVA BB dan dukungan membaiknya ekosistem digital, diharapkan mampu mendorong terwujudnya pariwisata Bali yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing secara berkelanjutan.
Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan PPATK Fithriadi menjelaskan bahwa industri KUPVA BB di Bali memiliki peran penting dalam mendukung transaksi wisatawan mancanegara.
Namun di sisi lain, industri KUPVA BB juga berisiko tinggi terhadap penyalahgunaan keuangan akibat transaksi pencucian uang, dan maraknya money changer ilegal.
“Oleh karena itu, diperlukan penguatan penerapan kebijakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) yang bersinergi dengan Bank Indonesia, aparat penegak hukum, dan pelaku industri, guna memperkuat pengawasan dan mewujudkan industri KUPVA BB yang sehat, berintegritas, dan mendukung pariwisata Bali yang berkualitas”, ujar Fithriadi.
Selain itu Bank Indonesia juga menekankan pentingnya penguatan dan penataan industri KUPVA BB untuk mendukung pariwisata Bali melalui layanan penukaran valuta asing yang mudah diakses, berkualitas, dan bebas dari kegiatan money changer ilegal.
Oleh karena itu, Bank Indonesia mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan PPATK untuk memperkuat pengawasan dan penataan industri KUPVA BB guna menjaga kepercayaan wisatawan.
#money-changer-bali #pengawasan-money-changer #money-changer-ilegal #pariwisata-bali #kupva-bb #penukaran-valuta-asing #ekonomi-kreatif-bali #ekosistem-digital-bali #pencucian-uang-bali #apu-ppt-bali #n-a
https://bali.bisnis.com/read/20260503/538/1970903/bali-perketat-pengawasan-money-changer-ilegal