BRI (BBRI) Beri Sinyal Tebar Dividen Interim Januari 2026

BRI (BBRI) Beri Sinyal Tebar Dividen Interim Januari 2026

BRI (BBRI) memberikan sinyal akan membagikan dividen interim pada Januari 2026, dengan final dividen setelah RUPS tahunan.

(Bisnis.Com) 30/10/25 10:45 21244

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memberikan sinyal akan kembali membagikan dividen interim pada Januari 2026.

Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari menyampaikan bahwa pembagian dividen interim merupakan rutinitas perseroan yang dibagikan setiap bulan Januari.

“Setiap tahun memang BRI juga membagikan dividen interim. Biasanya dividen interim itu kita bagikan setiap bulan Januari,” kata Viviana dalam dalam konferensi pers Paparan Kinerja Kuartal III/2025, Kamis (30/10/2025).

Selain itu, final dividen akan dilakukan usai perseroan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan. Kemungkinan, lanjut dia, final dividen juga akan dilaksanakan pada 2026. “Jadi akan ada dividen interim di bulan Januari dan juga nanti dividen finalnya setelah kita melakukan RUPS tahunan,” ujarnya.

Dalam catatan Bisnis, sejumlah analis memproyeksikan pembagian dividen sektor perbankan tahun ini masih cukup baik meski kinerja industri ini tengah menghadapi tekanan.

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan menyampaikan bank-bank besar masih memiliki posisi permodalan (CAR) yang kuat dan profitabilitas yang terjaga, sehingga ruang untuk membagikan dividen tetap terbuka.

“Terlebih bagi bank-bank BUMN, dengan adanya Danantara saat ini, saya melihat kebijakan pembagian dividen akan cenderung sama atau bahkan lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Ekky kepada Bisnis, Jumat (10/10/2025).

Dia mengatakan, dengan pertumbuhan laba yang melambat, payout ratio kemungkinan tidak akan meningkat tajam tetapi tetap dijaga pada level stabil guna mempertahankan kepercayaan investor.

Secara keseluruhan, Ekky menilai dividen sektor perbankan masih menjadi daya tarik utama bagi investor jangka menengah, khususnya dari bank-bank besar seperti BMRI, BBRI, dan BBCA.

Sementara itu, Global Market Economist Maybank Indonesia Myrdal Gunarto melihat dividen perbankan kemungkinan masih meningkat. Menurutnya hal ini utamanya didorong oleh perkembangan iklim suku bunga yang lebih kondusif dan kebijakan injeksi likuiditas dari pemerintah pusat ke Himbara dan bank regional.

Selain itu, adanya potensi mendapatkan inflow dari pasar saham ataupun pasar obligasi negara saat iklim suku bunga global, serta penanaman modal asing (Foreign Direct Investment/FDI) yang akan masuk ke Indonesia.

“Jadi, kita harapkan ini juga akan bersinergi dengan kontribusi dari perbankan ya. Kita lihat sih ya bank likuiditasnya juga akan membaik ya kondisinya,” jelas Mydral.

Dari perkembangan dividen, Mydral mengatakan bahwa bank-bank dengan kondisi margin bisnis membaik akan mencatatkan angka dividen yang lebih besar untuk tahun depan.

Khusus untuk Himbara, dia melihat rasio dividen masih berpeluang meningkat. Apalagi, kata dia, pemerintah nampaknya all out untuk mendukung Himbara, utamanya menyangkut program prioritas pembangunan pemerintah. “Saya rasa sih untuk Himbara atau bank BUMN saya rasa prospeknya masih cukup baik ya,” pungkasnya.

#bri-dividen-interim #bbri-dividen-2026 #dividen-interim-januari #bri-rups-tahunan #dividen-final-bri #dividen-bank-bumn #perbankan-dividen-2026 #bbri-pembagian-dividen #dividen-sektor-perbankan #bank

https://finansial.bisnis.com/read/20251030/90/1924611/bri-bbri-beri-sinyal-tebar-dividen-interim-januari-2026