EMP Tunas Energi Latih Petani Hortikultura di Wilayah Migas

EMP Tunas Energi Latih Petani Hortikultura di Wilayah Migas

PT EMP Tunas Energi melatih petani hortikultura di Indragiri Hulu, Riau, untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui budidaya jahe merah, cabai, dan terong

(Bisnis.Com) 09/05/26 16:54 216534

Bisnis.com, RIAU - PT EMP Tunas Energi melatih kelompok wanita tani di dua desa sekitar wilayah operasi migas di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, untuk mendorong penguatan ekonomi rumah tangga masyarakat melalui pengembangan hortikultura skala rumahan.

Program yang dijalankan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) perusahaan itu dilaksanakan di Desa Beligan, Kecamatan Seberida, dan Desa Talang Suka Maju, Kecamatan Rakit Kulim, pada 7–8 Mei 2026, dengan melibatkan masing-masing 50 peserta dari kelompok masyarakat dan kelompok wanita tani (KWT).

Di Desa Beligan, program diikuti oleh 26 anggota KWT Seroja dan difokuskan pada pembibitan jahe merah. PT EMP Tunas Energi menyerahkan bantuan 500 polybag jahe merah kepada kelompok binaan tersebut. Jahe merah ditargetkan untuk mulai memasuki masa produksi dalam waktu 8 hingga 12 bulan dan dalam jangka panjang diarahkan untuk pengembangan produk olahan berbasis jahe merah.

Sementara di Desa Talang Suka Maju, program diikuti oleh 20 anggota KWT Maju Jaya dengan fokus budidaya cabai rawit dan terong. Dalam program tersebut, perusahaan menyerahkan bantuan 200 bibit cabai rawit dan 200 bibit terong kepada kelompok binaan masyarakat.

Tanaman hortikultura itu diperkirakan mulai memasuki masa panen dalam waktu tiga hingga empat bulan dan diharapkan dapat membantu kebutuhan konsumsi sekaligus mendukung tambahan pendapatan masyarakat desa.

Program pelatihan dan pendampingan dilaksanakan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat sebagai bagian dari penguatan kapasitas budidaya masyarakat di sekitar wilayah operasi energi perusahaan.

CSR Officer PT EMP Tunas Energi, Nor Stiawan, mengatakan pengembangan hortikultura rumah tangga menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mendorong aktivitas ekonomi produktif masyarakat desa di sekitar kawasan operasi migas.

Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat diperlukan agar warga sekitar memiliki peluang pengembangan usaha berbasis pertanian yang dapat dijalankan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan memiliki keterampilan budidaya yang dapat dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi produktif,” ujar Nor Stiawan.

Kepala Desa Beligan, Juli Suprianto, mengatakan program budidaya jahe merah tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha rumah tangga masyarakat desa karena dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi maupun pengembangan produk olahan di masa mendatang.

Dikatakan, pengembangan hortikultura skala rumahan dapat membantu membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat di sekitar wilayah pedesaan.

CSR & Communication Division Manager EMP, Iman Soerjasantosa, mengatakan pengembangan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi energi perlu diarahkan pada sektor yang memiliki nilai ekonomi dan dapat tumbuh secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga masyarakat.

Menurutnya, sektor hortikultura memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai aktivitas ekonomi tambahan masyarakat desa, terutama di wilayah sekitar kawasan operasi migas yang memiliki aktivitas ekonomi cukup dinamis.

“Keberadaan industri energi di daerah diharapkan tidak hanya memberi dampak terhadap operasional, tetapi juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan,” kata Iman.

Kegiatan tersebut turut melibatkan pemerintah desa, BPP Kecamatan Seberida dan Rakit Kulim, kelompok wanita tani, serta perwakilan perusahaan.*

#hortikultura #migas #pt-emp-tunas-energi #pelatihan-petani #kelompok-wanita-tani #jahe-merah #cabai-rawit #terong #pengembangan-ekonomi #pemberdayaan-masyarakat #indragiri-hulu #riau #program-csr #bud

https://sumatra.bisnis.com/read/20260509/533/1972575/emp-tunas-energi-latih-petani-hortikultura-di-wilayah-migas