Mau Tambah Kepemilikan di GOTO, Danantara Masih Hitung Fundamental
Danantara mempertimbangkan investasi tambahan di GOTO, menunggu analisis fundamental dan situasi pasar sesuai arahan Presiden Prabowo untuk kesejahteraan ojol.
(Bisnis.Com) 11/05/26 18:41 218133
Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tengah mencermati peluang tambahan investasi saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menyusul pernyataan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani beberapa waktu lalu.
Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi ojek online sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Namun demikian, keputusan besaran investasi disebut masih menunggu perkembangan situasi dan pertimbangan fundamental.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengaku telah mengikuti perkembangan pembicaraan yang disampaikan Rosan pada pekan lalu, meski belum ada keputusan final terkait dengan penambahan porsi investasi yang akan digelontorkan.
"Kami sudah mengikuti pembicaraannya Pak Rosan minggu lalu. Kami sudah masuk [investasi] juga, tapi nanti kita lihat bagaimana perkembangan investasinya,” ujarnya di Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026).
Pandu menegaskan pendekatan investasi yang digunakan tetap berbasis fundamental dan mempertimbangkan berbagai aspek kelayakan bisnis. Karena itu, hingga kini pihaknya belum menentukan level atau persentase investasi yang akan diambil.
“Karena kami melihatnya secara fundamental saja dari sisi investment kita itu. Belum kita pertimbangkan berapa levelnya, tapi kita akan lihat nanti situasinya,” lanjutnya.
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani mengonfirmasi pada Selasa (5/5/2026) bahwa pihaknya telah mulai membeli saham perusahaan aplikator ojek online tersebut. Pembelian ini direncanakan akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat posisi Danantara.
Sementara itu GOTO memberikan klarifikasi atas pemberitaan terkait kepemilikan saham perseroan oleh Danantara yang disebut telah melakukan pembelian saham melalui pasar.
Direktur & Sekretaris Perusahaan GoTo Gojek Tokopedia R.A. Koesoemohadiani mengatakan berdasarkan informasi yang beredar di media, Danantara membeli saham perseroan dalam jumlah kurang dari 1% dari total saham yang diterbitkan.
Lebih lanjut, perseroan menegaskan telah mematuhi seluruh ketentuan terkait kewajiban pelaporan kepemilikan saham. Sejak Maret 2026, GOTO telah menyampaikan laporan kepemilikan saham kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk informasi pemegang saham dengan kepemilikan antara 1% hingga 5%.
Namun demikian, informasi tersebut bersifat terbatas dan hanya disampaikan kepada BEI sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun data kepemilikan saham untuk kategori tersebut dapat diakses publik melalui pengumuman yang dilakukan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#goto #danantara #investasi-saham #goto-gojek-tokopedia #fundamental-investasi #rosan-roeslani #mitra-pengemudi-ojek #bursa-efek-indonesia #pembelian-saham #kepemilikan-saham #kustodian-sentral-efek-in