Purbaya Buka Peluang Tambah Likuiditas ke Himbara, Masih Kantongi Rp250 Triliun di Bank Sentral
Pemerintah berencana menambah likuiditas ke Himbara untuk mendorong kredit dan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV/2025, dengan cadangan Rp250 triliun di Bank Sentral.
(Bisnis.Com) 14/10/25 03:30 2211
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Keuangan menyampaikan membuka peluang menambah penempatan dana di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna mendorong ekspansi kredit dan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV/2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan sejumlah bank Himbara seperti BRI telah mengajukan tambahan penempatan dana pemerintah. Pemerintah, katanya, masih akan meninjau kembali kapasitas penyerapan masing-masing bank.
“Kan BRI bilang minta tambah, ada beberapa yang minta tambah juga. Nanti kami lihat bisa apa enggak. Mungkin bisa ya,” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta, Senin (13/10/2025).
Dia menjelaskan, dampak penempatan dana pemerintah di perbankan akan mulai terlihat pada kuartal IV/2025. Berdasarkan perhitungannya, pertumbuhan ekonomi nasional berpotensi mencapai di atas 5,5% pada periode tersebut.
“Ke ekonomi harusnya dengan dari hitungan dia, triwulan keempat bisa tunggu di atas 5,5%, mungkin lebih. Dan ke depannya, kalau kebijakan enggak diubah, ekonomi kita akan semakin cepat tumbuh,” jelasnya.
Lebih lanjut, Purbaya menepis anggapan bahwa penempatan dana di Himbara justru membebani bank. Menurutnya, kebijakan itu justru memperkuat penyaluran kredit dan mempercepat perputaran ekonomi.
“Ada salah persepsi, seolah Himbara tuh kalau dapat itu terbebani. Padahal kalau bisa menyalurkan lebih banyak, ekonomi tumbuh makin kencang, untungnya makin besar. Mungkin dari margin turun sedikit, tapi volumenya makin bagus dan kualitas kreditnya ikut membaik,” tuturnya.
Purbaya mengaku terbuka untuk kembali menambah likuiditas ke Himbara, mengingat pertumbuhan uang beredar (base money) saat ini baru sekitar 13%, sementara idealnya mencapai sedikit di atas 20%.
“Open. Karena lagi pertumbuhan uangnya baru 13%. Saya pikir seharusnya ideanya 20% lebih sedikit,” katanya.
Meski demikian, Purbaya enggan merinci berapa tambahan penempatan dana yang akan diberikan. Dia hanya menyebut masih memiliki cadangan dana sebesar Rp250 triliun di Bank Sentral, yang bisa dioptimalkan sewaktu-waktu.
“Saya masih punya uang 250 triliun lagi di bank sentral. Nanti kita lihat seperti apa,” ujarnya.
Namun, dia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan mengubah struktur anggaran negara maupun memperluas kebijakan fiskal.
"Kalau mau menambah pun kami enggak akan kasih tahu lagi sekarang, operasi uang biasa lagi kami nanti orang banyak protes,” tegasnya.
Dengan sinyal tersebut, pemerintah tampaknya masih menyiapkan ruang kebijakan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di akhir tahun, sekaligus memastikan likuiditas perbankan nasional tetap ample.
#purbaya-likuiditas #tambah-likuiditas-himbara #dana-pemerintah-himbara #ekspansi-kredit-himbara #pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iv #bri-penempatan-dana #penyerapan-bank-himbara #pertumbuhan-ekonomi-nasio