Saling Kejar Lokapasar

Saling Kejar Lokapasar

Persaingan marketplace di Indonesia kian ketat dengan Shopee memimpin, diikuti TikTok Shop yang tumbuh pesat. Tokopedia dan Lazada terus bersaing.

(Bisnis.Com) 18/06/26 19:16 253773

Bisnis.com, JAKARTA — Persaingan platform lokapasar atau marketplace di dalam negeri kian ketat di tengah bayang-bayang penurunan jumlah seller akibat kebijakan anyar pemerintah.

Riset terbaru APJII menunjukkan aktivitas belanja online masih sangat besar. Dari 235,26 juta pengguna internet di Indonesia, hampir separuhnya memilih Shopee sebagai platform belanja digital utama.

Shopee masih memimpin dengan tingkat akses pengguna mencapai 47,5% pada 2026. Namun, dominasi tersebut mulai tergerus setelah porsinya menyusut dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 53,2%.

Di sisi lain, TikTok Shop mencatat pertumbuhan paling agresif. Platform ini berhasil memperbesar pangsa pengguna menjadi 33,4%, naik sekitar 6 poin persentase dibandingkan 2025, sehingga semakin mendekati posisi pemimpin pasar.

Persaingan juga tetap hidup di lapis berikutnya. Tokopedia mempertahankan basis pengguna yang cukup kuat dengan pangsa 11,2%, sementara Lazada terus berupaya memperkuat kinerjanya melalui momentum belanja dan promosi musiman.

Ke depan, kompetisi diperkirakan tidak hanya ditentukan oleh harga dan promosi. Investasi pada kecerdasan buatan (AI), live commerce, logistik, sistem pembayaran, hingga kepatuhan terhadap aturan baru terkait Nomor Induk Berusaha (NIB) akan menjadi faktor penting dalam memperebutkan konsumen di pasar digital Indonesia.

Baca selengkapnya melaluiepaper.bisnis.com

#marketplace-indonesia #persaingan-marketplace #belanja-online #pengguna-internet-indonesia #shopee-indonesia #tiktok-shop #pertumbuhan-tiktok-shop #tokopedia-pengguna #lazada-promosi #investasi-ai #li

https://infografik.bisnis.com/read/20260618/547/1981713/saling-kejar-lokapasar