Analis: MSCI Masih Soroti Transparansi Pasar Modal RI

Analis: MSCI Masih Soroti Transparansi Pasar Modal RI

MSCI menurunkan penilaian Indonesia terkait transparansi pasar modal, menyoroti ketidakjelasan struktur kepemilikan saham dan perdagangan terkoordinasi.

(Bisnis.Com) 19/06/26 06:55 254038

Bisnis.com, JAKARTA — Analis menilai penurunan penilaian Indonesia oleh MSCI Inc. pada aspek Information Flow dalam MSCI 2026 Global Market Accessibility Review mencerminkan masih adanya tantangan struktural terkait transparansi pasar modal domestik.

MSCI dalam laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review pada Kamis (18/6/2026) menurunkan penilaian Indonesia dari “+” menjadi “-” pada aspek Information Flow.

Hal itu dipicu oleh kekhawatiran terhadap ketidakjelasan struktur kepemilikan saham (shareholding structure) serta indikasi perdagangan terkoordinasi (coordinated trading) yang dinilai mengganggu proses pembentukan harga yang wajar.

MNC Sekuritas menjelaskan ada sejumlah poin utama dalam laporan terbaru MSCI, yakni tidak ada perubahan status Indonesia sebagai Emerging Market (EM). Kejelasan lebih lanjut kemungkinan akan diperoleh pada MSCI Annual Market Classification Review tanggal 24 Juni 2026.

"MSCI juga tidak memberikan pembaruan apa pun terkait status freeze Indonesia. Perubahan paling penting dalam revieu tahun ini adalah penurunan penilaian Information Flow dari "+" menjadi "-"," tulis tim analis MNC Sekuritas.

Menurut tim analis MNC Sekuritas, ada tiga isu utama yang menjadi sorotan MSCI. Pertama, transparansi struktur kepemilikan saham masih terbatas, sehingga investor lebih sulit mengidentifikasi free float sebenarnya.

Kedua, adanya kekhawatiran terhadap praktik perdagangan yang terkoordinasi (coordinated trading) yang dapat mengganggu proses pembentukan harga (price discovery) dan efisiensi pasar.

Ketiga, Informasi terkait emiten dan pasar belum selalu tersedia dalam Bahasa Inggris, sehingga mengurangi aksesibilitas bagi investor internasional.

Senada, tim analis BRIDS menilai laporan MSCI menjadi sinyal bahwa isu transparansi free float dan kualitas price discovery masih menjadi perhatian investor global terhadap pasar saham Indonesia.

“MSCI menyoroti bahwa masih terdapat ketidakjelasan dalam struktur kepemilikan saham serta indikasi perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga,” tulis BRIDS dalam risetnya.

Dalam laporannya, MSCI menyebut kondisi di Indonesia dapat membatasi kemampuan investor institusi global dalam menilaifree floatyang sebenarnya, serta mengandalkan harga pasar untuk keperluan pembentukan portofolio dan replikasi indeks.

Hal serupa juga disebut terjadi di Turki, terutama pada saham-saham berkapitalisasi kecil, yang dapat memperburuk proses pembentukan harga serta meningkatkan volatilitas pasar.

Akibat kondisi tersebut, MSCI menurunkan penilaian pada aspek Information Flow untuk kedua negara tersebut.

Selain isu transparansi kepemilikan saham, MSCI juga mencatat beberapa hambatan lain di pasar Indonesia, antara lain:

  • Informasi perusahaan belum selalu tersedia dalam bahasa Inggris
  • Belum adanya pasar valuta asing offshore yang efisien serta adanya pembatasan di pasar onshore
  • Transaksi valuta asing harus terkait dengan transaksi efek
  • Fasilitas overdraft bagi investor asing tidak diperbolehkan dalam proses kliring dan penyelesaian
  • Transfer aset secara in-kind hanya diperbolehkan pada kondisi tertentu
  • Stock lending diperbolehkan namun terbatas pada efek tertentu dengan tenor maksimal 90 hari
  • Short selling diizinkan, namun masih dengan sejumlah pembatasan

Meski terdapat penurunan pada sejumlah aspek, status Indonesia sebagai emerging market tetap tidak berubah. Namun, BRIDS menilai isu tata kelola dan transparansi masih menjadi perhatian utama investor global ke depan.

MSCI sendiri menggunakan lima kriteria utama dalam menilai aksesibilitas pasar, yakni keterbukaan kepemilikan asing, arus modal, efisiensi operasional, ketersediaan instrumen investasi, serta stabilitas kerangka institusional.

Hasil penilaian tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses klasifikasi pasar global yang memengaruhi komposisi indeks investasi internasional.

#msci-indonesia #transparansi-pasar-modal #penilaian-msci #information-flow #struktur-kepemilikan-saham #perdagangan-terkoordinasi #pasar-saham-indonesia #investor-global #free-float #price-discovery #n-a

https://market.bisnis.com/read/20260619/7/1981796/analis-msci-masih-soroti-transparansi-pasar-modal-ri