Fresh Graduate Diimbau tak Habiskan Gaji Pertama untuk Foya-Foya
Penghasilan pertama sebaiknya mulai dikelola dengan membagi uang untuk kebutuhan.
(Republika) 25/06/26 11:58 259374
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lulusan baru (fresh graduate) diingatkan agar tidak menghabiskan gaji pertama untuk memenuhi gaya hidup atau self-reward. Penghasilan pertama sebaiknya mulai dikelola dengan membagi uang untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, dana darurat, hingga tujuan keuangan jangka panjang.
Head of Retail Banking Brand and Marketing Bank Jago Michael Hartawan mengatakan gaji pertama sering dianggap sebagai simbol kebebasan finansial. Padahal, menurut dia, yang lebih penting adalah membangun kebiasaan mengelola uang sejak awal bekerja.
“Gaji pertama sering dianggap sebagai simbol kebebasan finansial. Padahal yang lebih penting adalah bagaimana seseorang mulai membangun kebiasaan mengelola uang sejak awal karier. Kemampuan menempatkan uang sesuai tujuan akan membantu menciptakan rasa aman dan membantu seseorang lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan di masa depan,” ujar Michael dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).
Menurut Bank Jago, banyak lulusan baru menghadapi tantangan setelah memasuki dunia kerja. Gaji awal kerap terasa pas-pasan karena harus digunakan untuk membayar biaya tempat tinggal, transportasi, makan, dan kebutuhan sehari-hari, terutama bagi mereka yang merantau ke kota besar.
Di sisi lain, memiliki penghasilan sendiri sering memunculkan keinginan untuk melakukan self-reward, seperti membeli barang yang diincar, rutin membeli kopi, atau menikmati hiburan. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, kebiasaan tersebut dapat membuat pengeluaran menjadi tidak terkendali.
#lulusan-baru #gaji-pertama #pengelolaan-keuangan #self-reward #tabungan #dana-darurat #kebutuhan-sehari-hari #kebiasaan-finansial #tanggung-jawab-keluarga #disiplin-keuangan