Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan

Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan

Sumber keamanan dan politik regional mengatakan kepada jaringan berita Lebanon Al Mayadeen bahwa pernyataan-pernyataan yang terus-menerus dikeluarkan para pejabat... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 25/06/26 18:03 259831

TEL AVIV - Sumber keamanan dan politik regional mengatakan kepada jaringan berita Lebanon Al Mayadeen bahwa pernyataan-pernyataan yang terus-menerus dikeluarkan para pejabat Israel mencerminkan “kegagalan politik dan militer serta ketegangan internal yang besar.”

Tak hanya itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak punya pilihan lain, selain menerima gencatan senjata yang ditetapkan berdasarkan nota kesepahaman Iran-Amerika Serikat.

“Suka atau tidak suka, Netanyahu terpaksa menerima gencatan senjata berdasarkan nota kesepahaman,” ungkap sumber tersebut.

Sumber tersebut menambahkan pengalaman sebelumnya menunjukkan retorika Netanyahu yang semakin keras mengindikasikan persiapan untuk fase politik baru daripada penolakan terhadap perjanjian tersebut.

“Pengalaman kami dengan isu Zionis sejak awal adalah ketika Netanyahu mengambil posisi yang berlebihan, itu berarti dia sedang mempersiapkan tahap selanjutnya,” ungkap sumber tersebut.

Menurut sumber tersebut, “Perlawanan memberlakukan gencatan senjata, dan akan melanjutkan pekerjaannya sampai penjajah diusir dari titik terakhir.”

Sumber tersebut lebih lanjut mengungkapkan, “Tahap awal jadwal penarikan pasukan Netanyahu telah disiapkan dan sedang dipelajari dan ditinjau” sebagai bagian dari pengaturan untuk mengimplementasikan klausul pertama nota kesepahaman.

Mekanisme Pemantauan Gencatan Senjata



Persiapan penarikan yang dilaporkan ini muncul setelah para negosiator AS dan Iran sepakat selama pembicaraan di Swiss untuk membentuk mekanisme penyelesaian sengketa yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, Lebanon, Qatar, dan Pakistan.

Menurut pengaturan yang dilaporkan, mekanisme tersebut dimaksudkan untuk memantau implementasi gencatan senjata di Lebanon dan menangani sengketa yang terkait dengan fase pertama nota kesepahaman.

Perkembangan ini terjadi ketika para pejabat Israel terus mengkritik kesepakatan yang dicapai antara Washington dan Teheran, sementara pemerintahan Donald Trump telah membela nota kesepahaman tersebut sebagai cara mencegah perang regional yang lebih luas.

Serangan Israel Berlanjut



Meskipun ada kerangka kerja gencatan senjata, serangan Israel terus berlanjut di seluruh Lebanon selatan pada hari Rabu (24/6/2026).

Pertahanan Sipil Lebanon mengumumkan dua orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Israel yang menargetkan satu SUV di dekat Kfar Rumman.

Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan para korban tewas ketika drone menabrak kendaraan X5 di jalan menuju Tallat al-Dabsha dekat Doha Kfar Rumman.

Pasukan Israel juga melepaskan tembakan ke kendaraan sipil di Nabatieh al-Fawqa tanpa menimbulkan korban jiwa, sementara satu drone menjatuhkan dua bom suara di atas Barashit di distrik Bint Jbeil.

Artileri Israel menembaki Yater, satu drone Israel menyerang lingkungan Al-Barid di Nabatieh al-Fawqa, dan pasukan Israel melakukan pengeboman di Aitaroun.

Satu tank Merkava juga menembakkan beberapa peluru ke arah Hadatha di distrik Bint Jbeil.

Secara terpisah, patroli Israel yang disertai dengan buldoser D9 memasuki Ain Arab satu hari setelah tentara Lebanon membuka kembali jalan akses dan penduduk kembali ke kota.

Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon, pasukan pendudukan Israel menginstruksikan wali kota kota untuk memerintahkan penduduk meninggalkan rumah mereka sebelum pukul 17.00, mengancam akan menghancurkan bangunan jika mereka tetap tinggal.

Serangan terbaru ini terjadi setelah dua hari pemboman intensif Israel di Lebanon selatan yang menewaskan puluhan orang, meskipun dilaporkan terjadi penurunan laju serangan sejak Sabtu.

Menurut data Lebanon, jumlah korban tewas sejak agresi Israel yang diperbarui dimulai pada 2 Maret telah meningkat menjadi 4.211 orang tewas dan 12.173 orang terluka.

(sya)

#benjamin-netanyahu #israel #kejahatan-perang-israel #perang-as-vs-iran #perang-iran-vs-israel

https://international.sindonews.com/read/1721495/43/netanyahu-terpaksa-terima-gencatan-senjata-israel-bersiap-tarik-pasukan-1782381974