Kementrans siapkan ribuan pusat ekonomi baru bagi masa depan Indonesia

Kementrans siapkan ribuan pusat ekonomi baru bagi masa depan Indonesia

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berupaya untuk menyiapkan ribuan pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia di masa depan melalui program ...

(Antara) 28/06/26 09:04 261825

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berupaya untuk menyiapkan ribuan pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia di masa depan melalui program Transmigrasi Patriot yang memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk berpartisipasi dalam pengembangan kawasan transmigrasi.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan, pembangunan Indonesia di masa mendatang tidak mungkin hanya mengandalkan pusat pemerintahan atau pusat ekonomi yang sudah mapan. Masa depan Indonesia harus dibangun dari pusat-pusat pertumbuhan baru di seluruh tanah air.

“Indonesia masa depan tidak akan dibangun hanya dari Jakarta. Indonesia masa depan akan dibangun dari ribuan pusat pertumbuhan baru yang tersebar di seluruh Nusantara,” ucap M Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Hingga saat ini, program transmigrasi telah berhasil mengembangkan kawasan transmigrasi menjadi 1.567 desa definitif, 466 ibu kota kecamatan, 116 ibu kota kabupaten, dan tiga ibu kota provinsi.

Namun, ia menyoroti adanya tantangan terkait ketimpangan kesempatan untuk mendorong pengembangan wilayah dan potensinya, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) setempat.

“Ketimpangan terbesar yang kita hadapi hari ini bukanlah ketimpangan pendapatan. Ketimpangan terbesar bangsa ini adalah ketimpangan kesempatan,” kata Iftitah.

Melalui program Transmigrasi Patriot, pihaknya berkomitmen dalam memperluas distribusi talenta, pengetahuan, teknologi, serta akses terhadap kemajuan untuk mengembangkan potensi daerah dan SDM lokal.

Program tersebut dirancang untuk menghadirkan talenta muda, peneliti, dosen, inovator, dan agen perubahan ke berbagai kawasan yang sedang tumbuh.

Mengutip pesan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia Mohammad Hatta, Mentrans Iftitah menegaskan bahwa Indonesia tidak akan besar karena obor yang menyala di Jakarta, melainkan karena lilin-lilin yang menyala di desa-desa.

“Sesungguhnya lilin-lilin itu sudah ada di seluruh Indonesia. Tapi, kita semua menunggu korek api yang jumlahnya terbatas di Jakarta. Karena itu, tugas kita bukan membawa api dari Jakarta, tetapi membantu setiap daerah menyalakan apinya sendiri,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam program Transmigrasi Patriot, salah satunya dengan menjadi peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) agar ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di kampus, tapi juga dapat benar-benar menciptakan kesejahteraan bagi rakyat.

Iftitah menyatakan, saat ini paradigma transmigrasi harus diubah menjadi perpindahan pengetahuan, teknologi, dan talenta, bukan perpindahan penduduk semata.

Ia pun menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus yang telah menciptakan ilmu pengetahuan, inovasi, dan talenta dengan Kementrans yang menyediakan ruang untuk menguji ilmu pengetahuan, menerapkan inovasi, dan memfasilitasi para talenta muda memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan ilmu pengetahuan. Kami ingin mendekatkan kampus dengan masyarakat. Kami ingin menjadikan kawasan transmigrasi sebagai laboratorium hidup pembangunan Indonesia,” imbuhnya.

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

#kawasan-transmigrasi #kementerian-transmigrasi #transmigrasi-patriot #tim-ekspedisi-patriot #pertumbuhan-ekonomi

https://www.antaranews.com/berita/5625996/kementrans-siapkan-ribuan-pusat-ekonomi-baru-bagi-masa-depan-indonesia