Naik Turun Kinerja Emiten Pelayaran SMDR, TMAS Cs Saat Gencar Ekspansi Kapal

Naik Turun Kinerja Emiten Pelayaran SMDR, TMAS Cs Saat Gencar Ekspansi Kapal

Emiten pelayaran seperti SMDR dan TMAS mencatatkan kinerja laba beragam di kuartal III/2025 di tengah ekspansi. SMDR dan HUMI fokus menambah armada baru.

(Bisnis.Com) 11/11/25 14:30 35155

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah emiten pelayaran seperti PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) hingga PT Temas Tbk. (TMAS) mencatatkan kinerja laba yang beragam per kuartal III/2025. Catatan laba itu diraih di tengah geliat ekspansi.

SMDR misalnya telah mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$43,08 juta per kuartal III/2025, naik 4,2% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$41,34 juta.

Pertumbuhan laba SMDR sejalan dengan pendapatan jasa yang naik 7,94% YoY menjadi sebesar US$571,55 juta per kuartal III/2025, dibandingkan US$529,49 juta per kuartal III/2024.

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani M. Mulia mengatakan raihan pendapatan SMDR sejauh ini memang belum kembali seperti 2022. Namun, sejak 2023 sampai 2025 terdapat tren pendapatan yang terus menanjak.

“Artinya ada tren pembalikan arah dari kinerja ini, dipengaruhi dinamika freight rate perdagangan global. Pertumbuhannya sejauh ini menggembirakan,” kata Bani dalam public expose pada beberapa waktu lalu.

Kemudian, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) mencatatkan laba bersih yang naik 5,58% YoY menjadi Rp189,18 miliar per kuartal III/2025, dari Rp179,18 miliar per kuartal III/2024.

Di sisi lain, sejumlah emiten pelayaran mencatatkan kinerja laba lesu. PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) misalnya mencatatkan penurunan laba bersih 72,78% YoY, menjadi Rp48,21 miliar per kuartal III/2025, dari Rp177,14 miliar per kuartal III/2024.

Lalu, laba PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) turun 23,11% YoY menjadi Rp69,21 miliar per kuartal III/2025, dari Rp90,02 miliar per kuartal III/2024.

TMAS mencatatkan laba bersih Rp365,46 miliar per kuartal III/2025, turun 9,7% YoY dibandingkan raihan laba Rp404,71 miliar pada periode yang sama 2024.

Lalu, PT Habco Trans Maritima Tbk. (HATM) mencatatkan laba bersih Rp122,18 miliar per kuartal III/2025, turun 3,11% dari sebelumnya Rp126,11 miliar.

Direktur Utama Habco Trans Maritima Andrew Kam mengatakan pada kuartal III/2025, perseroan berfokus pada pemeliharaan dan docking kapal. Sampai dengan akhir Kuartal III/2025, sudah tiga kapal yang sudah melaksanakan docking, yaitu Habco Pioneer, Habco Aquila dan Habco Lyra. Akibat dari proses docking ketiga kapal ini, volume yang diangkut sementara berkurang.

Selain itu, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) mencetak laba tahun berjalan mencapai US$7,63 juta per kuartal III/2025, susut 12,9% YoY dibanding laba bersih periode sebelumnya sebesar US$8,76 juta.

"HUMI saat ini sedang fokus pada investasi dan berdampak pada penurunan laba," kata Direktur Utama HUMI, Tirta Hidayat dalam keterangan tertulis.

Dia menambahkan penurunan laba per kuartal III/2025 merupakan konsekuensi dari strategi ekspansi perusahaan melalui peningkatan aset produktif yang diharapkan meningkatkan kapasitas dan efisiensi di masa mendatang.

Geliat Ekspansi

Di tengah catatan labanya, sejumlah emiten pelayaran bergeliat ekspansi tahun ini. Sepanjang 2025, HUMI misalnya menargetkan pembelian 10 unit kapal. Hingga 30 September 2025, perusahaan telah mengakuisisi enam kapal, dengan pencapaian realisasi tercatat sebesar 56% dari anggaran yang telah dialokasikan.

Tirta menyebut pembelian armada ini untuk peningkatan kapasitas di segmen oil tanker dan marine support. Perusahaan akan terus melanjutkan pemenuhan target akuisisi armada hingga akhir 2025.

“Fokus kini sepenuhnya beralih ke kuartal IV/2025. Kita perlu mengintensifkan penetrasi pasar di segmen-segmen kunci, penerapan efisiensi biaya dan mempercepat produktivitas aset yang baru,” ujarnya.

SMDR pun ancang-ancang ekspansi menambah armadanya. SMDR berencana menambah empat kapal baru tahun ini. Pada Januari 2025, Samudera Indonesia telah meluncurkan Sinar Pangkalan Brandan, kapal kontainer bermuatan 694 TEUs.

Dana belanja modal (capital expenditure/capex) kemudian ditambah. Sebelumnya, total capex yang disiapkan oleh SMDR mencapai US$236 juta sampai US$250 juta pada tahun ini.

Lalu, TMAS menargetkan penambahan 16 kapal baru pada tahun ini. Total alokasi dana untuk pengadaan 16 kapal dan sarana pendukungnya mencapai Rp2 triliun dan akan diserahterimakan sepanjang 2025.

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#emiten-pelayaran #smdr-laba #tmas-laba #ekspansi-pelayaran #laba-bersih-smdr #laba-bersih-tmas #laba-bersih-elpi #laba-bersih-nely #laba-bersih-hais #laba-bersih-hatm #laba-bersih-humi #ekspansi-armad

https://market.bisnis.com/read/20251111/192/1927887/naik-turun-kinerja-emiten-pelayaran-smdr-tmas-cs-saat-gencar-ekspansi-kapal