Dorong Pasar Karbon Lintas Negara, PLN Gandeng Mitra Norwegia dan Jepang
PLN bekerja sama dengan Norwegia dan Jepang untuk memperkuat pasar karbon global, mendukung target emisi rendah karbon Indonesia, dan mempercepat transisi energi.
(Bisnis.Com) 23/11/25 19:05 47382
Bisnis.com, JAKARTA — PT PLN (Persero) menjalin dua kerja sama dengan Norwegia dan Jepang demi memperkuat pasar karbon global. Kerja sama diresmikan dalam ajang Conference of the Parties 30 (COP30) di Belém, Brasil, beberapa waktu lalu.
Tercatat PLN menandatangani Mutual Expression of Intent bersama pemerintah Norwegia melalui Global Green Growth Institute (GGGI), serta Memorandum of Understanding (MoU) dengan Carbon Ex Inc, perusahaan Jepang.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, inisiatif ini menjadi langkah penting Indonesia dalam mempercepat pengembangan proyek rendah karbon dan penguatan pasar karbon di tingkat global.
”Bagi Indonesia, momentum ini sangat penting karena membuktikan kemampuan Indonesia mendukung pencapaian target global penurunan emisi gas rumah kaca melalui penerapan perdagangan karbon di bawah Pasal 6 [Paris Agreement],” ujar Hanif melalui keterangan resmi dikutip Minggu (23/11/2025).
Menurutnya, kolaborasi yang tercipta pada COP30 menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengurangan emisi global.
Sementara itu, Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PLN Evy Haryadi menjelaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah kini mengambil peran baru sebagai katalis dan akselerator pasar karbon. Menurutnya, hal ini penting untuk mempercepat transisi energi dan mendorong kolaborasi lintas negara dalam mitigasi perubahan iklim.
“PLN telah berkomitmen mencapai Net Zero Emissions pada 2060, sejalan dengan target nasional dan Paris Agreement. Untuk mencapai ambisi tersebut, kolaborasi bukanlah pilihan melainkan sebuah keharusan,” tutur Evy.
Evy menyebut pemerintah telah meluncurkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang menargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW), dengan 76% atau 52,9 GW berasal dari EBT dan storage.
Adapun aset-aset baru ini diperkirakan akan menghasilkan lebih dari 1.000 terawatt-jam listrik hijau selama sepuluh tahun ke depan, membuka peluang besar untuk pengembangan energi bersih.
PLN menawarkan dua produk utama berbasis green attributes untuk mendukung dekarbonisasi perusahaan. Pertama, Unit Karbon, yang memungkinkan perusahaan mengimbangi emisi gas rumah kaca mereka melalui proyek pengurang atau penyerap emisi melalui skema sertifikasi domestik dan internasional yang kredibel.
Kedua, green energy as a service, termasuk Renewable Energy Certificate (REC) dan Dedicated Green Energy Sources, yang memberikan akses langsung ke listrik bersih dan stabil dari aset infrastuktur PLN.
Evy menilai perusahaan dapat merencanakan strategi jangka pendek maupun panjang untuk mencapai target NZE secara efektif melalui kedua produk ini.
Dia menuturkan bahwa produk utama PLN dalam pengelolaan atribut hijau adalah Unit Karbon dan REC. Menurutnya, REC membantu pelaku usaha memiliki pengakuan resmi dan transparan bahwa listrik yang digunakan berasal dari energi baru terbarukan.
"Instrumen ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas kepatuhan, tetapi juga membuka peluang percepatan dekarbonisasi di berbagai sektor industri,” jelas Evy.
Selain itu, PLN juga menawarkan peluang forward offtake untuk tiga proyek bersertifikasi Gold Standard dengan penurunan emisi sekitar 1,5 juta ton karbon dioksida ekuivalen (CO2e), di antaranya dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ground-mounted berkapasitas 50 megawatt (MW) dengan baterai di Ibu Kota Nusantara.
“Peluang ini kami hadirkan sebagai bagian dari transformasi sektor ketenagalistrikan Indonesia menuju ekosistem energi yang lebih berkelanjutan, kompetitif, dan berdaya saing internasional. Dengan dukungan investor dan mitra teknologi, kita dapat mempercepat realisasi proyek-proyek strategis yang memberikan dampak nyata bagi pengurangan emisi,” kata Evy.
#pln-pasar-karbon #kerjasama-norwegia-jepang #cop30-brasil #global-green-growth-institute #carbon-ex-inc #pengurangan-emisi-global #perdagangan-karbon-indonesia #net-zero-emissions-2060 #transisi-energ