Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Depresiasi Menuju Rp16.680 Besok, Senin (8/12)

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Depresiasi Menuju Rp16.680 Besok, Senin (8/12)

Nilai tukar rupiah diprediksi melemah ke Rp16.680 per dolar AS pada Senin, 8 Desember 2025, didorong sentimen global dan kebijakan The Fed.

(Bisnis.Com) 07/12/25 10:17 63708

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif tetapi ditutup melemah di rentang Rp16.640 - Rp16.680 per dolar AS pada perdagangan Senin (8/12/2025).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 0,03% atau 5 poin ke level Rp16.648 per dolar AS pada Jumat (5/12/2025). Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau turun 0,09% ke posisi 98,89.

Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang di Asia lainnya menguat. Yen Jepang misalnya menguat 0,21%, dolar Singapura menguat 0,06%, dolar Taiwan menguat 0,22%, dan won Korea Selatan menguat 0,17%.

Selain itu, peso Filipina menguat 0,14%, yuan China menguat 0,03%, dan ringgit Malaysia menguat 0,19% terhadap dolar AS.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan terdapat sejumlah sentimen yang menyertai pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini. Dari luar negeri, terdapat dukungan yang lebih luas terkait ekspektasi bahwa The Fed dapat memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan pekan depan.

Investor telah beralih ke pandangan bahwa The Fed mungkin akan mulai melonggarkan kebijakan seiring melemahnya momentum ekonomi.

Data pasar tenaga kerja AS memperkuat sentimen tersebut. Klaim pengangguran mingguan turun tajam menjadi 191.000, level terendah sejak September 2022, meskipun para ekonom mencatat volatilitas terkait dengan liburan dapat memengaruhi angka tersebut.

Pada saat yang sama, laporan penggajian swasta awal pekan ini menunjukkan perusahaan-perusahaan AS memangkas 32.000 pekerjaan pada November, menandakan melemahnya kondisi perekrutan.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2025 sebesar US$150,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi pada akhir Oktober 2025 sebesar US$149,9 miliar. Kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain bersumber dari penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

Selain itu, kenaikan cadangan devisa juga terjadi di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

#nilai-tukar-rupiah #rupiah-melemah #dolar-as #mata-uang-asia #yen-jepang #dolar-singapura #dolar-taiwan #won-korea-selatan #peso-filipina #yuan-china #ringgit-malaysia #the-fed #suku-bunga #cadangan-d

https://market.bisnis.com/read/20251207/93/1934786/nilai-tukar-rupiah-diprediksi-depresiasi-menuju-rp16680-besok-senin-812