UMP 2026 Tak Kunjung Diumumkan, Ini Dampak ke Dunia Usaha
Ketidakpastian UMP 2026 mengganggu perencanaan anggaran usaha, memengaruhi biaya tenaga kerja dan daya saing produk.
(Bisnis.Com) 11/12/25 16:57 69453
Bisnis.com, JAKARTA — Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2026 yang tak kunjung diumumkan pemerintah dinilai menimbulkan ketidakpastian bagi dunia usaha.
Pengamat ketenagakerjaan sekaligus Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menyampaikan bahwa ketidakpastian itu berkaitan dengan penghitungan anggaran perusahaan untuk 2026, terutama biaya tenaga kerja (labor cost) hingga harga pokok penjualan (HPP).
“Ini yang menjadi persoalan serius buat perusahaan kalau dalam perencanaan anggarannya tidak selesai karena belum ada kepastian [kenaikan UMP],” kata Timboel saat dihubungi Bisnis, Kamis (11/12/2025).
Lebih lanjut, dia menilai bahwa pengusaha saat ini hanya bisa merencanakan anggaran operasional tahun depan berdasarkan perkiraan persentase kenaikan UMP.
Menurutnya, hal ini memiliki risiko bahwa angka yang ditetapkan pemerintah nantinya terlampau jauh dengan perkiraan pengusaha. Produk perusahaan berpotensi kurang kompetitif karena ada sejumlah aspek yang harus kembali diperhitungkan.
“Jadi dampaknya untuk pengusaha sangat berat, yaitu dia tidak bisa memastikan berapa kenaikan labor cost yang kaitannya juga dengan harga pokok penjualan. Kalau terlalu tinggi, nanti kompetitifnya rendah,” ujar Timboel.
Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyoroti isu UMP yang terus berulang setiap tahunnya dan menghasilkan aturan-aturan yang berbeda pula.
Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam menyampaikan bahwa pihaknya akan menaati aturan pemerintah terkait UMP 2026, yang belum disosialisasikan memasuki pekan kedua Desember 2025.
Namun, dia mengharapkan agar pemerintah dapat merumuskan regulasi yang berlaku dalam jangka panjang, terutama mengenai penentuan besaran upah maupun variasi upah antardaerah.
“Hal yang kami inginkan agar regulasi itu nanti bisa lebih sustain sehingga kami dapat merencanakan bisnis dengan lebih baik lagi,” ungkapnya dalam Konferensi Pers Apindo Economic Outlook 2026, dikutip Selasa (9/12/2025).
#ump-2026 #kenaikan-ump #upah-minimum-provinsi #ketidakpastian-dunia-usaha #dampak-kenaikan-ump #biaya-tenaga-kerja #harga-pokok-penjualan #perencanaan-anggaran-perusahaan #risiko-pengusaha #kompetitif