Strategi Pelaku Usaha Tumbuh Terukur di Tahun 2026

Strategi Pelaku Usaha Tumbuh Terukur di Tahun 2026

Pada 2026, pelaku usaha fokus pada pertumbuhan terukur dengan penguatan internal, efisiensi, dan teknologi. Hypefast dan Kopi Kenangan optimalkan strategi ini.

(Bisnis.Com) 12/01/26 12:45 100599

Bisnis.com, JAKARTA - Ketidakpastian ekonomi global dan tekanan daya beli mendorong para pelaku usaha mengubah arah strategi pertumbuhan. Alih-alih ekspansi agresif, tahun 2026 diproyeksikan menjadi periode pertumbuhan yang lebih terukur dengan fokus pada penguatan pondasi internal, efisiensi operasional, serta pemanfaatan teknologi untuk menjaga margin dan keberlanjutan bisnis.

Pendekatan ini tercermin dari langkah Hypefast, perusahaan agregator brand lokal, yang memilih mengoptimalkan portofolio merek eksisting dibandingkan menambah brand baru secara agresif.

CEO & Founder Hypefast Achmad Alkatiri menilai prospek bisnis 2026 masih terbuka, terutama pada kategori beauty serta mom & kids yang relatif lebih resilien dan mencatatkan pertumbuhan stabil.

Menurut Achmad, strategi perusahaan pada 2026 akan difokuskan pada pengembangan brand agar mencapai skala nasional dan memiliki fondasi bisnis yang lebih kuat. Pendekatan tersebut dinilai lebih relevan di tengah pasar yang semakin selektif dan persaingan yang kian ketat.

“Fokus kami adalah mengembangkan brand agar mencapai skala nasional dan memperkuat posisinya sebagai next-generation local champions,” ujarnya kepada Bisnis.

Selain memperluas jangkauan pasar, Hypefast juga menargetkan peningkatan profitabilitas dan arus kas positif. Optimalisasi operasional menjadi prioritas, seiring upaya perusahaan memperkuat kapabilitas brand-building agar setiap merek memiliki proposisi nilai yang jelas dan berkelanjutan.

Untuk mendukung strategi tersebut, Hypefast memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) di sejumlah area operasional seperti demand forecasting, inventory planning, dan automation marketing.

Menurut Achmad, teknologi forecasting dan automasi rantai pasok menjadi yang paling berdampak dalam menekan biaya operasional karena meningkatkan efisiensi stok sekaligus mengurangi beban logistik.

Meski peluang pertumbuhan masih terbuka, tantangan tetap membayangi. Selain daya beli yang belum sepenuhnya pulih, persaingan semakin intens dengan masuknya brand asing, khususnya dari China, yang menggunakan pendekatan seolah-olah sebagai brand lokal. Kondisi ini membuat persaingan harga, kecepatan inovasi, dan persepsi merek semakin ketat.

Di sisi lain, peluang justru muncul dari meningkatnya adopsi teknologi, penetrasi omnichannel, serta preferensi konsumen terhadap brand lokal berkualitas. Untuk menjaga margin, Hypefast juga memperkuat ekosistem internal, termasuk pengembangan in-house distribution serta pengelolaan gudang dan fulfillment secara internal guna meningkatkan efisiensi jangka panjang.

Pendekatan pertumbuhan terukur juga diterapkan Kopi Kenangan. Jaringan ritel kopi ini menempatkan 2026 sebagai momentum akselerasi yang dibarengi penguatan pondasi internal agar ekspansi dapat berjalan berkelanjutan.

Corporate Branding & Communications Manager Kenangan Brands Ruth Davina mengatakan, Kopi Kenangan akan memfokuskan ekspansi internasional, salah satunya ke Taiwan, pasar yang dinilai strategis karena budaya minum kopi yang kuat dan daya beli konsumen yang relatif stabil.

“Kami akan membuka gerai perdana di Taiwan sambil membangun rantai pasok lokal yang efisien, memastikan standar kualitas produk tetap konsisten, serta menyesuaikan menu dengan preferensi konsumen setempat,” ujarnya.

Ekspansi tersebut diiringi penguatan sistem operasional, digitalisasi layanan, serta pemanfaatan teknologi untuk menjaga efisiensi dan konsistensi bisnis. Kopi Kenangan juga memanfaatkan sistem manajemen gerai berbasis data real-time dan aplikasi konsumen untuk mendorong loyalitas serta peningkatan frekuensi pembelian.

#strategi-bisnis-2026 #pertumbuhan-terukur #penguatan-pondasi-internal #efisiensi-operasional #pemanfaatan-teknologi #brand-lokal #pengembangan-brand #skala-nasional #profitabilitas #kecerdasan-buatan #n-a

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20260112/263/1943507/strategi-pelaku-usaha-tumbuh-terukur-di-tahun-2026