WEF 2026: Momentum RI Belajar Adopsi AI dan Keamanan Siber

WEF 2026: Momentum RI Belajar Adopsi AI dan Keamanan Siber

WEF 2026 di Davos jadi momentum Indonesia adopsi AI dan keamanan siber, dengan fokus pada keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

(Bisnis.Com) 22/01/26 22:48 112245

Bisnis.com, JAKARTA — World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 dinilai bisa menjadi momentum bagi Indonesia untuk menggenjot adopsi kecerdasan buatan (AI) dengan tetap mengutamakan keamanan siber.

Isu seperti kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan tata kelola teknologi digital akan dibahas bukan hanya dari sisi inovasi, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat dan sistem ekonomi. Isu tersebut menjadi salah satu bahasan utama WEF Davos 2026

Hingga 2025, Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat tingkat adopsi AI di Indonesia yang baru mencapai 27,34%, sementara Komdigi memperkirakan kebutuhan talenta digital mencapai 600.000 orang per tahun untuk memenuhi target 9 juta talenta digital pada 2030.

CEO & Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara menyebut bahwa keterlibatan perusahaan di WEF Davos menjadi ruang penting untuk terus belajar dan berkontribusi.

“WEF Davos adalah forum strategis untuk memahami bagaimana dunia bergerak dan bagaimana Indonesia dapat mengambil peran yang lebih aktif,” kata Vince dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).

Dia menuturkan partisipasi DANA tersebut sejalan dengan komitmen untuk mendukung kebiasaan finansial yang sehat lewat layanan keuangan digital yang aman, inklusif, dan selaras dengan keberlanjutan bumi.

Selain pertumbuhan ekonomi dan teknologi, WEF Davos 2026 juga menempatkan keberlanjutan sebagai agenda penting melalui tema “How can we build prosperity within planetary boundaries?”. Forum ini mendorong pendekatan ekonomi yang regeneratif, sirkular, dan inklusif, memastikan agar pertumbuhan tidak mengorbankan lingkungan.

Perubahan preferensi konsumen membuat keberlanjutan semakin relevan bagi bisnis: studi OECD mencatat 65% konsumen global bersedia untuk mengubah gaya hidup mereka demi kebaikan lingkungan, sehingga perusahaan yang lebih berkelanjutan punya peluang lebih besar membangun preferensi dan loyalitas. Di Indonesia, peluangnya juga konkret.

Laporan AC Ventures–BCG memetakan potensi green growth hingga US$400 miliar dan peluang bisnis utama di jasa strategi/profesional, solusi pengurangan intensitas emisi, serta emission offsetting, yang pada akhirnya menguntungkan perusahaan sekaligus mendukung target iklim.

WEF Davos 2026 yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026, mengusung tema besar “A Spirit of Dialogue”. Tema ini diterjemahkan ke dalam lima pertanyaan kunci, mulai dari kerja sama global di tengah fragmentasi dunia, pencarian sumber pertumbuhan baru, investasi pada manusia, inovasi yang bertanggung jawab, hingga pembangunan kemakmuran yang berkelanjutan.

#wef-2026 #indonesia-adopsi-ai #keamanan-siber #kecerdasan-buatan #tata-kelola-teknologi #talenta-digital #dana-indonesia #forum-strategis #keberlanjutan-ekonomi #pertumbuhan-sirkular #green-growth #pe

https://teknologi.bisnis.com/read/20260122/84/1946683/wef-2026-momentum-ri-belajar-adopsi-ai-dan-keamanan-siber