Harga Buyback Emas Antam Naik 11,18% hingga Hari Ini Selasa (3/2)
Harga buyback emas Antam naik 11,18% di 2026, meski turun Rp9.000 ke Rp2.624.000. Pergerakan harga dipengaruhi pasar global dan kebijakan PPh 22.
(Bisnis.Com) 03/02/26 09:05 123568
Bisnis.com, JAKARTA — Harga buybackemas Antam telah mengalami kenaikan 11,18% untuk periode berjalan 2026.
Berdasarkan data Logam Mulia Selasa (3/2/2026), harga buyback emas Antam turun Rp9.000 ke Rp2.624.000. Posisi itu menjauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang dibukukan pada 29 Januari 2026.
Kendati demikian, pergerakan harga buyback yang menjadi acuan pembelian kembali oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berdasarkan ukuran 1 gram telah menguat 11,8% untuk periode berjalan 2026.
Buyback emas merupakan transaksi menjual kembali emas, baik dalam bentuk logam mulia, logam batangan, maupun perhiasan. Biasanya, harga yang dibanderol lebih rendah dari harga jual saat itu.
Kendati demikian, buyback emas masih bisa mendatangkan keuntungan apabila terdapat selisih besar antara harga jual dan harga buyback.
Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). Adapun, PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Adapun, harga buyback emas Antam mengikuti pergerakan mahar logam mulia di pasar global.
Diberitakan Bisnis sebelumnya, harga emas kembali menguat pada awal perdagangan Selasa (3/2/2026), memangkas sebagian kerugian anjlok hingga 13% hanya dalam dua hari perdagangan. Perak pun turut mencatatkan penguatan.
Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot terpantau menguat 3,77% atau 175,53 poin ke level US$4.836,91 per troy ounce pada pukul 08.16 WIB.
Sementara itu, harga emas berjangka Comex AS terpantau menguat 3,65% ke level US$4.822,6 per troy ounce, sedangkan harga perak menguat 7,23% ke US$82,58.
Harga emas mulai pulih usai anjlok hampir 5% pada sesi sebelumnya yang memperpanjang tekanan jual tajam pada akhir pekan lalu, yang merupakan penurunan terburuk dalam lebih dari satu dekade.
Lonjakan harga logam mulia ke rekor tertinggi bulan lalu terjadi dalam tempo singkat dan mengejutkan bahkan pelaku pasar berpengalaman. Investor memborong emas dan perak di tengah kekhawatiran baru atas gejolak geopolitik, pelemahan nilai mata uang, serta ancaman terhadap independensi Federal Reserve (The Fed).
Gelombang pembelian dari spekulan China mempercepat reli tersebut, sebelum berbalik arah pada Jumat ketika dolar AS menguat.
Keputusan investor China untuk kembali membeli saat harga terkoreksi akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah pasar selanjutnya.
#buyback-emas #harga-buyback #emas-antam #harga-emas #logam-mulia #harga-buyback-antam #buyback-emas-antam #harga-emas-antam #emas-batangan #harga-emas-global #harga-emas-berjangka #harga-emas-comex #h